search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Mendagri: Siskamling Makassar Bisa Jadi Contoh Nasional

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 12 September 2025 09:00
POS KAMLING. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendampingi Mendagri Tito Karnavian meninjau langsung Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Kamis (11/9/2025) malam. foto: istimewa
POS KAMLING. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendampingi Mendagri Tito Karnavian meninjau langsung Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Kamis (11/9/2025) malam. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, meninjau langsung Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Kamis (11/9/2025) malam.

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar atas gerak cepat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menggagas pembentukan posko Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di tingkat RT dan kelurahan.

Menurutnya, inisiatif tersebut sejalan dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat keamanan berbasis lingkungan melalui kegiatan ronda malam.

Ia menyebut, langkah Pemkot Makassar bisa menjadi role model bagi daerah lain dalam menjaga ketertiban masyarakat.

Tito menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Makassar atas langkah cepat yang diambil Wali Kota Munafri dalam membentuk Posko Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) atau pos jaga di tingkat RT maupun kelurahan di seluruh wilayah Kota Makassar.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemkot Makassar. Terima kasih banyak Pak Wali Kota Makassar. Dalam melaksanakan tugas, mari betul-betul menjaga keamanan,” ungkap Tito dalam kunjungan didampingi Wali Kota Munafri Arifuddin, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta Camat Rappocini M Aminuddin.

Mendagri mengatakan, keberadaan posko-posko Siskamling serta kegiatan ronda malam yang digalakkan Pemkot Makassar merupakan implementasi nyata arahan Presiden dalam memperkuat keamanan berbasis lingkungan.

Upaya ini, tidak hanya menjaga ketertiban warga, tetapi juga berpotensi menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia.

“Makassar kita dorong jadi role model nasional, sistem keamanan kingkungan warga,” jelasnya.

Kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk patroli rutin, namun juga sebagai bentuk apresiasi dari jajaran kepolisian terhadap partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda malam atau Siskamling.

Kehadiran pos kamling aktif di lingkungan masyarakat merupakan elemen penting dalam membentuk lingkungan yang kondusif dan minim gangguan keamanan.

“Kami mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian warga di Makassar, dalam menjaga keamanan secara mandiri,” kata mantan Kapolri itu.

Dengan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemerintah daerah, Mendagri optimistis Siskamling akan menjadi garda terdepan dalam memperkuat keamanan berbasis komunitas di Indonesia.

Dalam kunjungan di dua lokasi pos kamling, yakni Pampang dan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Tito menilai, Makassar menjadi salah satu daerah yang telah menjalankan instruksi dengan baik.

“Langkah Pemkot Makassar ini bisa menjadi model bagi daerah lain. Saya berharap gerakan ini terus diperluas secara bertahap hingga setiap RT, RW, kelurahan, bahkan desa di seluruh Indonesia memiliki poskamling aktif,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam mengaktifkan kembali Siskamling di seluruh tingkatan, mulai dari RT, RW hingga kelurahan.

“Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujarnya.

Munafri menyebut, saat ini pembentukan posko-posko Siskamling telah berjalan di berbagai titik tingkat Kelurahan di Kota Makassar.

Ia menekankan, sistem keamanan ini, bukan hanya sekadar menjaga lingkungan, melainkan juga memperkuat ikatan sosial antarwarga.

Yang bertanggung jawab adalah masyarakat setempat. Mereka yang tahu siapa orang-orang di daerahnya, kemana harus melapor ketika ada sesuatu, dan bisa memberikan informasi detail.

“Sistem ini diharapkan merekatkan masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan internal, tapi juga eksternal,” ungkap Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin.

Terkait pembangunan poskamling di setiap RT, Appi menjelaskan, sebagian sudah permanen sementara sebagian lainnya masih bersifat sementara. Namun, yang terpenting adalah adanya wadah untuk warga berkumpul dan berdiskusi.

“Pos kamling harus menjadi tempat bertemu, bukan sekadar nongkrong sambil main handphone. Ini sarana untuk mempererat persaudaraan, termasuk membantu warga baru agar lebih cepat membaur dengan lingkungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Appi menegaskan, kondisi stabilitas keamanan di Kota Makassar saat ini relatif baik. Meski ada dinamika atau kejadian tertentu, ia memastikan semuanya dapat dikendalikan dengan baik oleh aparat dan masyarakat.

“Alhamdulillah, Makassar sekarang dalam kondisi yang sangat baik. Dengan dukungan penuh masyarakat, Pemkot Makassar,” ujarnya.

“Dan, kami berharap posko dan Siskamling dapat kembali menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan sekaligus mempererat persaudaraan warga,” tambah Appi.

Kecamatan Rappocini menjadi salah satu wilayah di Kota Makassar yang aktif menggerakkan Siskamling.

Camat Rappocini, M Aminuddin, menjelaskan, saat ini terdapat 12 posko induk Siskamling yang tersebar di setiap kelurahan.

Sementara, di tingkat RT/Rawpos ronda juga sudah berjalan meski masih ada beberapa RW yang belum memiliki pos permanen sehingga sementara menumpang di rumah ketua RT/RW.

Menurutnya, setiap posko dijalankan dengan melibatkan Ketua RT dan RW yang bertugas memobilisasi masyarakat, khususnya kaum pria, untuk ikut bergiliran menjaga keamanan. Jadwal ronda diatur secara terstruktur sehingga seluruh warga bisa terlibat.

“Di tingkat kelurahan, posko induk dipusatkan di kantor lurah dan diisi oleh ketua RW. Di Banta-bantaeng, posko ini sudah efektif berjalan sejak Maret hingga April,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top