search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Taruna Ikrar: BPOM Garda Terdepan Lindungi Rakyat Indonesia dari Ancaman Obat dan Makanan Berbahaya

Pesan Heroik di Hari Kesaktian Pancasila
doelbeckz - Pluz.id Rabu, 01 Oktober 2025 11:39
Taruna Ikrar. foto: istimewa
Taruna Ikrar. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila, sebuah momentum untuk mengenang perjalanan sejarah dan meneguhkan semangat menjaga ideologi negara.

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2025).

Upacara yang khidmat ini, dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Ketua DPD RI, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, serta jajaran petinggi TNI/Polri.

Panglima TNI, Kapolri, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Udara, turut serta dalam barisan kehormatan.

Hadir pula Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, yang ikut meneguhkan komitmen menjaga bangsa.

Taruna Ikrar. foto: istimewa

Usai upacara, Taruna Ikrar menyampaikan pesan heroik yang sarat makna kebangsaan dan kemanusiaan.

“Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa pengorbanan para pahlawan tidak boleh sia-sia. BPOM akan berdiri di garda terdepan melindungi rakyat Indonesia dari ancaman obat dan makanan berbahaya. Ini adalah bentuk pengamalan nilai Pancasila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Taruna Ikrar.

Menurutnya, perjuangan menjaga kedaulatan bangsa di era modern tidak hanya menghadapi ancaman senjata, melainkan juga ancaman kesehatan yang bisa merusak generasi.

Obat ilegal, makanan berbahaya, hingga produk konsumsi yang tidak aman adalah ‘musuh dalam selimut’ yang harus dilawan bersama.

“Melindungi kesehatan rakyat adalah ibadah dan amanah. Sebagaimana pesan Pancasila, kita diajarkan untuk menjunjung nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Dengan itu, BPOM berkomitmen menjaga anak-anak Indonesia agar tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” lanjutnya.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat semangat gotong royong dan keteguhan hati harus terus hidup di setiap insan.

“Dengan doa dan kerja nyata, bangsa ini akan mampu menghadapi tantangan zaman,” pungkas Taruna. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top