search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Uji Nurdin Luncurkan Desa Kopi di Bantaeng

Juga Distribusikan Bantuan Pertanian untuk Kelompok Tani
doelbeckz - Pluz.id Rabu, 03 Desember 2025 16:37
PENYERAHAN. Anggota DPRD Provinsi Sulsel Fadli Ananda didampingi Bupati Bantaeng M Fathul Fauzy Nurdin secara simbolis menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta bibit kopi kepada sejumlah kelompok tani, sekaligus peluncuran Desa Kopi Bantaeng di Sentra IKM Lamalaka, Bantaeng, Rabu (3/12/2025). foto: istimewa
PENYERAHAN. Anggota DPRD Provinsi Sulsel Fadli Ananda didampingi Bupati Bantaeng M Fathul Fauzy Nurdin secara simbolis menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta bibit kopi kepada sejumlah kelompok tani, sekaligus peluncuran Desa Kopi Bantaeng di Sentra IKM Lamalaka, Bantaeng, Rabu (3/12/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, BANTAENG – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) serta bibit kopi kepada sejumlah kelompok tani, sekaligus peluncuran Desa Kopi Bantaeng di Sentra IKM Lamalaka, Bantaeng, Rabu (3/12/2025).

Bupati Uji Nurdin mengatakan, penyerahan bantuan ini, merupakan langkah penting dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Bantaeng.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng bersama Kementerian Pertanian saat ini tengah melaksanakan program peremajaan kopi seluas 600 hektare dengan total 600.000 pohon kopi Arabika varietas Sigararutang.

“Ini adalah varietas unggul yang bernilai ekonomi tinggi dan sangat cocok dengan agroklimat Bantaeng. Melalui program ini, kita ingin memastikan petani dapat memperoleh bibit yang berkualitas dan berdaya hasil tinggi,” ujarnya.

Selain bibit kopi, pemerintah juga menyalurkan alsintan berupa traktor roda dua yang diharapkan dapat membantu petani mempercepat proses pengolahan lahan sekaligus menekan biaya produksi.

“Bantuan ini bukan sekadar barang, tetapi dorongan agar produktivitas dan efisiensi pertanian kita semakin meningkat,” katanya.

Bupati Bantaeng turut menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat Program Desa Kopi, yang dikembangkan sebagai pusat produksi, edukasi, dan pemberdayaan petani kopi di Bantaeng.

“Harapan kita, Desa Kopi menjadi ruang belajar bersama, mulai dari budidaya, pascapanen hingga pemasaran, sehingga nilai tambah kopi dapat dinikmati oleh masyarakat kita sendiri,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, bupati menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian serta Anggota DPRD Provinsi Sulsel yang telah mengalokasikan aspirasinya bagi petani Bantaeng, termasuk kelompok tani yang telah bekerja keras di lapangan.

Sambutan juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Bantaeng Mahyudin, serta perwakilan Persatuan Penangkar Benih Perkebunan Indonesia Syamsul Alam, yang masing-masing memberikan dukungan terhadap pengembangan komoditas kopi di Bantaeng, yang menjadi bagian dari penguatan sektor pertanian daerah.

Dalam agenda penyerahan bantuan tersebut, Bupati Bantaeng secara simbolis menyerahkan 6.000 bibit kopi serta alsintan berupa traktor roda dua kepada sepuluh kelompok tani penerima manfaat.

Acara turut menghadirkan perwakilan Kementerian Pertanian dari Direktorat Jenderal Perkebunan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya, yakni Rangga Yusnita, Sovia Febriyanti, Ayu Endah, dan Dodik Siswanto.

Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Sulsel Abd Rahman Tompo, Fadli Ananda, Anggota DPRD Soppeng Syamsuddin dan Ismail, serta para kelompok tani dan masyarakat Kabupaten Bantaeng. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top