search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wali Kota Makassar Kolaborasi dengan Muhammadiyah Siapkan Generasi Qur’ani

Milad Muhammadiyah Ke-113
doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 27 Desember 2025 13:00
MILAD MUHAMMADIYAH. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 tingkat Kota Makassar di Pondok Pesantren Darul Arqam Gombara Makassar, Sabtu (27/11/2025). foto: istimewa
MILAD MUHAMMADIYAH. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 tingkat Kota Makassar di Pondok Pesantren Darul Arqam Gombara Makassar, Sabtu (27/11/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 tingkat Kota Makassar di Pondok Pesantren Darul Arqam Gombara Makassar, Sabtu (27/11/2025).

Acara yang mengusung tema ‘Memajukan Kesejahteraan Bangsa’ ini, turut dihadiri Pimpinan Muhammadiyah Sulsel Arifuddin Ahmad, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar KH Muh Said Abd Shamad, Direktur Pondok Pesantren Darul Arqam Gombara Muhammad Syaiful Saleh.

Wali Kota Munafri menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada keluarga besar Muhammadiyah yang telah memberi ruang dan kesempatan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk hadir bersama dalam momentum Milad Muhammadiyah ke-113

Ia menegaskan, kehadiran Muhammadiyah memiliki makna strategis bagi pembangunan Kota Makassar.

Menurutnya, Muhammadiyah merupakan salah satu pilar utama pembangunan masyarakat, bukan hanya di tingkat kota, tetapi juga nasional.

“Tanpa kehadiran Muhammadiyah, pembangunan di Kota Makassar akan terasa kurang lengkap. Muhammadiyah memiliki kekuatan besar melalui kader-kader terbaiknya yang aktif dan konsisten dalam proses pembangunan bangsa,” ujarnya.

Appi menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan Muhammadiyah.

Ia menyebut, pemerintah memiliki peran sebagai regulator, namun keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah.

Ia juga mengajak Muhammadiyah untuk mengambil peran lebih besar dalam berbagai sektor pembangunan di Kota Makassar, mulai dari pembangunan sosial, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat.

Dengan jumlah penduduk Makassar mencapai sekitar 1,4 juta jiwa dan anggaran pembangunan daerah yang besar, Appi menilai, terbuka peluang luas bagi kolaborasi yang saling menguatkan, selama dijalankan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Pemerintah Kota Makassar membuka ruang seluas-luasnya. Peluang itu ada, tinggal bagaimana kita bersama-sama menangkap dan mengelolanya dengan baik,” tegasnya.

Appi lalu menyoroti pentingnya penguatan ekonomi umat. Ia mendorong Muhammadiyah untuk terlibat aktif dalam jalur-jalur ekonomi yang ada di Kota Makassar sebagai bagian dari upaya menciptakan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

Selain itu, Ia menekankan, urgensi menjaga dan mengamankan aset-aset keumatan, khususnya rumah ibadah dan lembaga pendidikan.

Appi mengungkapkan, masih banyak masjid di Kota Makassar yang belum tersertifikasi, sehingga rawan terhadap sengketa dan praktik mafia tanah.

“Ini harus kita jaga bersama. Pemerintah sangat berharap keterlibatan aktif Muhammadiyah dalam upaya perlindungan aset umat demi kepentingan bangsa dan generasi mendatang,” katanya.

Menutup sambutannya, Appi menyampaikan ucapan selamat Milad Muhammadiyah ke-113.

Ia berharap, Muhammadiyah terus tumbuh menjadi organisasi yang memberi manfaat luas, tidak hanya bagi warganya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Kota Makassar.

“Pemerintah Kota Makassar sangat berharap Muhammadiyah terus menjadi mitra strategis dalam membangun kota ini, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top