Pemkot Makassar Raih Penghargaan UHC Awards 2026

PLUZ.ID, JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali mencatatkan capaian positif di sektor kesehatan dengan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 dari pemerintah pusat.

Pada ajang tersebut, Kota Makassar berhasil meraih kategori Pratama, berdasarkan penilaian atas tingginya capaian kepesertaan dan keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan UHC Prioritas tersebut diserahkan langsung Kepala BPJS Kesehatan Pusat Ali Ghufron Mukti kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).

Turut hadir dalam penganugerahan penghargaan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Andi Bukti Djufrie, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar Muhammad Hatim Salam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, menjelaskan, penghargaan UHC Awards 2026 kategori Pratama diberikan kepada daerah yang memenuhi sejumlah indikator utama.

“Penghargaan atas program ini, sejalan dengan visi kepemimpinan Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Makassar dalam membangun Makassar sebagai kota yang sehat, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat lewat JKN,” bebernya.

Dijelaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Makassar dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Lanjutnya, program UHC Prioritas sendiri merupakan salah satu program unggulan Wali Kota Munafri, yang menitikberatkan pada pemenuhan jaminan kesehatan bagi warga Kota Makassar tanpa terkendala biaya, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan rentan.

Salah satu indikator tersebut adalah jumlah kepesertaan JKN yang telah mencapai lebih dari 98 persen dari total penduduk, serta tingkat keaktifan peserta JKN yang berada di atas 80 persen.

Selain itu, Pemkot Makassar juga dinilai telah menyiapkan komitmen anggaran untuk program JKN hingga 2026 dan tahun berlanjut.

“Tahun 2026, khususnya sampai dengan bulan September, sehingga keberlanjutan program jaminan kesehatan tetap terjamin,” tutur Nursaidah.

Ia menegaskan, capaian ini tidak terlepas dari komitmen kuat Pemerintah Kota Makassar dalam menjalankan program UHC sebagai salah satu program prioritas.

Program UHC bertujuan untuk memastikan seluruh penduduk Kota Makassar mendapatkan jaminan kesehatan tanpa terkendala biaya, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan.

Melalui program UHC, masyarakat Kota Makassar dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas, hingga pelayanan rujukan lanjutan di rumah sakit, dengan memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan.

Lebih lanjut Nursaidah menyampaikan harapan agar ke depan Kota Makassar dapat meningkatkan capaian tersebut dan meraih predikat UHC kategori Utama.

Predikat ini mensyaratkan tingkat keaktifan peserta JKN di atas 90 persen, sebagai indikator utama keberhasilan implementasi UHC secara berkelanjutan.

“Harapan kami ke depan, Kota Makassar bisa naik ke kategori Utama. Untuk itu, komitmen dan kolaborasi antar perangkat daerah akan terus diperkuat,” harapnya.

Melalui implementasi UHC Prioritas, Pemkot Makassar memastikan, setiap penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak, cepat, dan terjamin.

Ia menambahkan, sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menjadi kunci utama dalam menjaga validitas data kependudukan.

Serta memastikan kepesertaan JKN tetap aktif, dan menjamin masyarakat yang berhak benar-benar mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan.

“Kolaborasi lintas SKPD ini akan terus kami optimalkan agar target yang diharapkan dapat kita capai bersama, demi mewujudkan layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Makassar,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait
Baca Juga