PLUZ.ID, GOWA – Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menerima kunjungan Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin untuk melakukan ziarah Makam Raja Latenritatta Datu Mario Arung Palakka Raja Bone XV Matinroe ri Bontoala, Kompleks Makam Arung Palakka Gowa, Kamis (26/3/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Gowa menyampaikan, hubungan antara Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bone bukan sekedar relasi administratif, melainkan ikatan persaudaraan yang telah terjalin sejak lama.
“Atas nama pribadi dan masyarakat Kabupaten Gowa, kami sangat menyambut baik, bukan hanya sebagai tamu, melainkan sebagai keluarga,” ujarnya.
Darmawangsyah menyebut, tiga kerajaan besar di Sulsel, yakni Kerajaan Gowa, Kerajaan Bone, dan Kerajaan Luwu, memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di wilayah tersebut.
Jejak sejarah itu, masih dapat ditemukan melalui situs bersejarah seperti prasasti Batu Tallua atau Tellu Poccoe di Kelurahan Katangka.
“Momentum ziarah ini menjadi simbol kuat bahwa Bone dan Gowa merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam membangun sinergi dan kolaborasi menuju Sulawesi Selatan yang lebih maju,” katanya.
Ia berharap, melalui kunjungan ini seluruh elemen masyarakat dapat melanjutkan semangat perjuangan para pendahulu melalui pengabdian nyata bagi daerah, bangsa, dan negara.
“Selamat Hari Jadi Bone ke-696. Semoga Kabupaten Bone semakin maju, sejahtera, serta tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan jati diri daerah,” harapnya.
Sementara, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyampaikan, ziarah makam ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696 tahun 2026 yang diperingati 6 April 2026 dan mengapresiasi sambutan hangat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa.
Menurutnya Hari Jadi Bone tahun ini yang mengangkat tema ‘To Masseddi Patarompoi Wanua Bone’, sebagai ajakan untuk memperkuat persatuan dan memuliakan tanah leluhur.
“Kami bersyukur dapat berkumpul di makam Raja Tallo dan Arung Palakka. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen kami dalam menghormati jasa para pendahulu,” katanya.
Akmal mengungkapkan, rombongan Pemkab Bone membagi kunjungan ziarah ke beberapa daerah, termasuk Kabupaten Gowa, Sidrap, Pinrang, dan Pangkep, untuk mengunjungi makam raja-raja Bone serta para mantan bupati.
Di akhir sambutannya, Akmal menegaskan, kunjungan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga sebagai ajang memperkuat kolaborasi antara Bone dan Gowa.
“Yang terpenting adalah bagaimana sinergitas dan kolaborasi antara Bone dan Gowa semakin kuat ke depan,” pungkasnya. (***)