search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Munafri Arifuddin Paparkan MCH sebagai Inovasi Ketenagakerjaan, Tuai Apresiasi dari Kemendagri

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 02 April 2026 09:32
Munafri Arifuddin-Andi Zulkifly Nanda. foto: istimewa
Munafri Arifuddin-Andi Zulkifly Nanda. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan Program Makassar Creative Hub (MCH) sebagai inovasi daerah di sektor ketenagakerjaan.

Program unggulan tersebut disampaikan Munafri secara daring, Rabu (1/04/2026).

Melalui forum Presentasi Kepala Daerah pada kegiatan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Dimensi Penurunan Tingkat Pengangguran yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri, Munafri memaparkan MCH sebagai salah satu langkah mengatasi angka pengangguran pemuda di Makassar.

Dalam pemaparannya, Munafri menjelaskan, MCH dihadirkan sebagai wadah pengembangan kreativitas, peningkatan keterampilan, serta inkubasi bagi masyarakat Kota Makassar, khususnya generasi muda usia produktif.

“Makassar Creative Hub ini kami hadirkan sebagai ruang ekspresi sekaligus ruang peningkatan skil bagi anak-anak muda. Di sini mereka bisa mengembangkan kreativitas, melakukan upgrading skill, sekaligus mendapatkan akses terhadap peluang kerja,” ujar Appi.

Program tersebut, juga menyediakan ruang kolaborasi, seperti co-working space yang mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja, serta membuka akses bagi perguruan tinggi untuk menjaring talenta terbaik.

“Kita ingin mempertemukan para pencari kerja dengan pemberi kerja, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan dunia pendidikan dan industri dalam satu ekosistem,” jelasnya.

Tak hanya itu, Appi menegaskan, MCH dirancang untuk melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan dan membuka lapangan kerja baru.

“Kita harapkan anak-anak yang keluar dari MCH punya sesuatu yang berbeda, sesuai passion dan career path mereka, sehingga ke depan bisa menjadi pencipta lapangan kerja,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, Appi menerima apresiasi inovasi MCH langsung dari tim penilai. MCH dinilai sebagai salah satu inovasi ketenagakerjaan yang sangat baik untuk direplikasi pemerintah daerah lain.

Meski demikian, MCH juga berpotensi sebagai magnet urbanisasi yang menarik pemuda dari daerah lain.

Menanggapi hal tersebut, Appi menegaskan, program MCH terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar di Makassar, namun tetap memprioritaskan warga ber-KTP Makassar dalam akses pengembangan usaha.

“Kita tidak menolak siapa pun untuk belajar di Makassar. Tapi setelah itu, kemudahan dalam membangun usaha tentu akan kami prioritaskan bagi warga ber-KTP Makassar,” jawabnya.

Ia mengungkapkan, MCH yang saat ini berjalan hampir satu tahun akan segera dievaluasi secara menyeluruh.

Ke depan, Pemkot Makassar menargetkan pengembangan empat Creative Hub di berbagai wilayah agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

“Kami ingin memastikan fasilitas ini tidak terpusat di satu titik, tetapi hadir lebih dekat di tengah masyarakat di berbagai wilayah Kota Makassar,” harapnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top