Uji Nurdin Tekankan Peran Penting Guru dalam Membangun Masa Depan Bangsa
PLUZ.ID, BANTAENG – Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor.
Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak (YBH PA) Bangkit bersama Tim Penggerak PKK dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng menggelar Sharing Session bertajuk ‘Santai Tapi Berkualitas: Rahasia Sekolah di Swiss’ di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Anna Huni, seorang guru sekolah dasar di Zurich Schule Buhn sekaligus alumni program AFS returnee Swiss–Indonesia.
Diskusi dipandu Ketua TP PKK Bantaeng, Gunya Paramashukaputri, yang bertindak sebagai moderator.
Acara dibuka langsung Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin, yang dalam sambutannya menegaskan, peran penting guru dalam membangun masa depan bangsa.
“Saya bisa berdiri di sini sebagai Bupati Bantaeng tak terlepas dari perjuangan guru. Guru adalah bagian terpenting dalam mencetak generasi bangsa,” ujarnya di hadapan peserta.
Sekitar 400 perwakilan guru sekolah dasar dari seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng turut hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka mendapatkan wawasan baru mengenai sistem pendidikan di Swiss yang dikenal unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam pemaparannya, Anna HunI mengulas berbagai aspek pendidikan di Swiss, mulai dari metode pembelajaran yang interaktif hingga pendekatan kurikulum yang dinamis.
Ia menjelaskan, selama dirinya mengajar, kurikulum di Swiss telah mengalami dua kali perubahan besar, dengan kurikulum pertama bertahan hingga 50 tahun sebelum akhirnya diperbarui.
“Perubahan kurikulum di Swiss dilakukan secara bertahap dan berbasis kebutuhan masa depan siswa, bukan sekadar tren,” ungkap Anna, menekankan pentingnya relevansi pendidikan terhadap perkembangan global.
Diskusi berlangsung santai namun sarat makna, sesuai dengan tema kegiatan. Para guru tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdialog, berbagi pengalaman, serta menggali praktik-praktik terbaik yang dapat diadaptasi di Bantaeng.
Melalui kegiatan ini, YBH PA Bangkit bersama PKK dan Dinas Pendidikan Bantaeng berharap dapat membuka wawasan para pendidik serta mendorong inovasi dalam proses belajar mengajar di daerah.
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas dan berdaya saing, dengan tetap memperhatikan kearifan lokal.
Kegiatan ditutup dengan harapan bahwa semangat berbagi dan belajar lintas negara seperti ini dapat terus berlanjut, demi menciptakan generasi Bantaeng yang unggul dan siap menghadapi tantangan global. (***)