Munafri Arifuddin Perkenalkan Makassar sebagai Kota Kuliner ke Istri Wapres di Festival Dekra Ekspo 2026
PLUZ.ID, MAKASSAR – Kota Makassar kembali menjadi panggung promosi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kekayaan kuliner nusantara untuk tamu kehormatan dari luar Sulsel, termasuk para istri pejabat negara hadir di Kota Daeng.
Hal ini terlihat saat, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Makassar Melinda Aksa menyambut kedatangan Istri Wakil Presiden RI Selvi Ananda Gibran Rakabuming, pada Festival Kuliner ‘Satu Kota 1000 Rasa’
Hajatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, melibatkan UMKM Dekra Ekspo 2026 di Lapangan Hasanuddin Makassar, Sabtu (11/7/2026).
Sebanyak 151 pelaku UMKM turut ambil bagian, menyuguhkan beragam kuliner khas Sulsel kepada para tamu dari seluruh Indonesia.
Festival kuliner diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Dekranasda Kota Makassar, serta TP PKK Kota Makassar, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan agenda nasional tersebut.
Di lokasi, Selvi didampingi Melinda berkeliling meninjau satu per satu booth UMKM yang berjejer di area Lapangan Hasanuddin.
Sementara, secara terpisah, Munafri turut mengarahkan istri para menteri yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih melihat lokasi berbagai booth UMKM.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar Appi mengatakan, pameran ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Makassar kepada tamu-tamu dari seluruh Indonesia.
Termasuk kepada istri Wapres RI dan istri para menteri yang hadir langsung di Makassar.
“Hari ini kita memastikan bahwa klaim terhadap makanan dan masakan enak di Makassar benar-benar kita tampilkan, hampir lebih dari 80 persen makanan yang selama ini dicari para pendatang ada di sini,” jelasnya.
“Ini menjadi kesempatan memperlihatkan kepada Ibu Wakil Presiden bahwa kuliner Makassar memang layak menjadi kebanggaan,” sambungnya.
Appi juga menyampaikam harapannya melalui berbagai agenda berskala nasional yang rutin digelar di Makassar mampu menggerakkan sektor ekonomi, terutama perhotelan, restoran, dan UMKM.
“Kita berharap event-event yang terus hadir di Makassar membawa ribuan orang setiap bulan. Ini menjadi proses pemberdayaan ekonomi agar UMKM tumbuh, sektor horeka juga ikut berkembang,” katanya.
Ia menegaskan, Pemkot Makassar terus mendorong pemberdayaan UMKM melalui kemudahan perizinan, pembinaan usaha, hingga membuka akses pasar agar pelaku usaha dapat naik kelas.
Dalam kesempatan itu, Appi juga mengungkapkan, gagasannya untuk memaksimalkan potensi dan peran Kota Makassar sebagai etalase produk unggulan daerah di Sulsel melalui konsep corner kabupaten.
“Makassar bisa menjadi etalase produk dari berbagai kabupaten dan kota sehingga kolaborasi ekonomi antarwilayah semakin kuat,” jelasnya.
Sementara, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menjelaskan, festival kuliner menjadi salah satu kontribusi utama Pemkot Makassar dalam mendukung pelaksanaan HUT Dekranas dan HKG PKK yang secara keseluruhan diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.
Melinda menguraikan UMKM Dekra Expo 2026 ini, menghadirkan ragam kuliner khas Sulsel yang dapat dinikmati dalam satu lokasi.
Sebanyak 151 pelaku UMKM berpartisipasi dalam festival tersebut, termasuk keterlibatan pelaku usaha dari 24 kabupaten/kota di Sulsel.
“Semua makanan khas Sulawesi Selatan yang ada di Kota Makassar kami hadirkan di sini. UMKM kami ajak bergabung sejak pagi hingga malam sehingga para tamu bisa menikmati kekayaan kuliner daerah dalam satu tempat,” ujarnya.
Melalui tema ‘Satu Kota 1000 Rasa’, Ia berharap, kegiatan ini dapat mempertegas posisi Kota Makassar posisi Makassar sebagai destinasi wisata kuliner sekaligus pintu promosi produk-produk unggulan dari seluruh wilayah Sulsel.
“Kami berharap kedatangan mereka dalam festival kuliner ini bisa menemukan semua ragam makanan yang ada di Kota Makassar karena kita kan terkenal sebagai kota kuliner,” harapnya. (***)