search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Studi Tiru ke Malang, PKK Bulukumba Perkuat Kolaborasi dan Berbagi Praktik Baik Penanganan Stunting

doelbeckz - Pluz.id Senin, 03 Agustus 2026 22:37
STUDI TIRU. TP PKK Kabupaten Bulukumba Andi Herfida Muchtar diterima langsung Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi, di Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, Senin (3/8/2026). foto: istimewa
STUDI TIRU. TP PKK Kabupaten Bulukumba Andi Herfida Muchtar diterima langsung Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi, di Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, Senin (3/8/2026). foto: istimewa

PLUZ.ID, MALANG – Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba melaksanakan kunjungan kerja dan studi tiru ke Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Rombongan yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba Andi Herfida Muchtar diterima langsung Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi, di Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, Senin (3/8/2026).

Kunjungan lintas provinsi tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga, penanganan stunting, ketahanan pangan, hingga pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Mejnengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, menyampaikan bahwa studi tiru merupakan ruang untuk saling belajar tanpa memandang batas wilayah.

“Kami datang ke sini tentu untuk melihat dan mempelajari berbagai inovasi yang telah dilakukan Kabupaten Malang. Pasti ada yang akan kami tiru dari Kabupaten Malang, tetapi tidak menutup kemungkinan ada juga yang kami bawa yang bisa menjadi inspirasi bagi Kabupaten Malang,” ujarnya.

Ia berharap hubungan kedua daerah tidak berhenti pada kunjungan tersebut. Menurutnya, Bulukumba juga siap menerima kunjungan balasan dari TP PKK Kabupaten Malang.

“Harapan kami, jangan hanya kami yang datang ke Kabupaten Malang. Nanti kami berharap Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Malang juga berkunjung ke Kabupaten Bulukumba bersama rombongan. Dengan begitu, hubungan silaturahmi dan kolaborasi akan semakin erat,” katanya.

Andi Herfida menegaskan bahwa keberhasilan program PKK tidak dapat dicapai jika dikerjakan sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara organisasi perempuan dengan seluruh perangkat daerah.

“Kalau kegiatan dikerjakan sendiri-sendiri, tentu tidak akan bisa selesai dengan baik. Karena itu, kolaborasi dengan OPD terkait menjadi kunci keberhasilan berbagai program yang kita jalankan,” ungkapnya.

Salah satu capaian yang dibagikan dalam forum tersebut adalah keberhasilan Kabupaten Bulukumba menekan angka stunting. Ia menjelaskan, dalam kurun dua tahun terakhir Bulukumba berhasil menurunkan prevalensi stunting sebesar 8,5 persen berkat kerja sama TP PKK dengan Dinas Kesehatan, Dinas PPKBPPPA, serta berbagai pihak lainnya.

Keberhasilan tersebut didukung oleh keberadaan 131 Rumah Gizi yang aktif memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Menurutnya, anak-anak diwajibkan datang langsung ke Rumah Gizi agar kader PKK dapat memastikan makanan bergizi benar-benar dikonsumsi oleh sasaran.

“Kalau hanya diantar ke rumah, belum tentu dimakan oleh anak yang membutuhkan. Karena itu kami memastikan mereka datang langsung sehingga konsumsi makanan bergizi bisa dipantau,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Herfida juga memperkenalkan potensi Kabupaten Bulukumba, mulai dari sektor pariwisata, budaya hingga ekonomi kreatif.

Ia menyampaikan bahwa Bulukumba memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 128 kilometer dengan destinasi unggulan Pantai Tanjung Bira yang telah dikenal hingga mancanegara.

“Kalau saya bercerita tentang Pantai Bira tentu semuanya bagus. Bahkan baru-baru ini Pantai Bira menjadi lokasi syuting film terbaru yang diproduksi Baim Wong. Tentu tidak mudah sebuah lokasi dipilih untuk produksi film, sehingga ini menjadi kebanggaan bagi kami,” katanya.

Selain wisata bahari, Bulukumba juga memiliki Pulau Liukang Loe yang dikenal sebagai habitat penyu serta kekayaan budaya masyarakat adat Kajang yang hingga kini tetap mempertahankan tradisi dan kearifan lokalnya.

Di bidang ekonomi kreatif, Ketua TP PKK Bulukumba memperkenalkan kain tenun khas Bulukumba, seperti Tenun Bira dan Tenun Kajang, sebagai produk unggulan yang terus dikembangkan bersama Dekranasda.

Ia juga memaparkan berbagai program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati H. Andi Muchtar Ali Yusuf. Salah satunya adalah inovasi TP PKK Bulukumba melalui GEMOI (Gerakan Menanam Lombok Nikmati Hasilnya) yang mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai sebagai upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan TP PKK Kabupaten Bulukumba yang dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat kerja sama antar daerah.

Ia memperkenalkan berbagai program unggulan Kabupaten Malang, di antaranya pemanfaatan pekarangan melalui Kebun B2SA, Kebun Gizi, Kebun Asmantosur Lestari, digitalisasi administrasi melalui E-PKK, hingga pemberdayaan UMKM melalui Dekranasda dan program GELARI PELANGI.

Menurutnya, Kabupaten Malang juga membuka peluang kolaborasi dengan Kabupaten Bulukumba pada berbagai sektor, mulai dari pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM, inovasi pangan untuk percepatan penurunan stunting, hingga pengembangan pariwisata berbasis komunitas.

“Kami memandang studi tiru ini sebagai gerbang awal untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dan berkelanjutan antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Bulukumba. Semoga berbagai praktik baik yang kita miliki dapat saling menguatkan demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan berbagai program unggulan Desa Bunutwetan, termasuk kebun pangan keluarga, stan UMKM binaan PKK, serta produk-produk ekonomi kreatif yang menjadi kebanggaan Kabupaten Malang. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi kedua daerah dalam memperkuat peran perempuan sebagai penggerak pembangunan keluarga dan masyarakat.(*)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top