Norden Apresiasi Layanan Pandu Tunda PJM yang Utamakan Keselamatan
PLUZ.ID, JAKARTA – Pelayaran asal Denmark, Norden, mengapresiasi layanan pemanduan dan penundaan yang diberikan PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) kepada kapal-kapal perusahaan tersebut yang secara rutin berkunjung ke sejumlah pelabuhan di Indonesia.
Norden menilai layanan pemanduan dan penundaan kapal yang diberikan PJM telah memenuhi standar internasional, terutama karena mengedepankan aspek keselamatan.
Hal itu didukung ketersediaan tenaga pandu dan awak kapal tunda yang profesional serta memiliki keahlian, ditambah dukungan peralatan yang modern dan andal.
Ketersediaan sarana pendukung tersebut dinilai turut menentukan ketepatan waktu layanan sehingga dapat membantu kapal menjalankan aktivitas di pelabuhan secara lebih efisien.
Selain keselamatan dan ketepatan waktu, Norden memberikan perhatian khusus terhadap komunikasi antara tim pandu tunda PJM dan awak kapal Norden. Komunikasi yang terbuka dan mudah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan proses manuver kapal berlangsung aman.
Sebagai informasi, Norden menjalankan bisnis di sejumlah sektor, antara lain angkutan curah kering, kapal tanker, kargo proyek, dan logistik.
Di Indonesia, kegiatan operasional perusahaan sebagian besar berkaitan dengan pengangkutan komoditas curah kering, seperti batu bara, serta kargo proyek.
Bagi Head of Dry Operations Norden for Asia/North Pacific, Steffen Christian Lie, keselamatan menjadi tolok ukur utama dalam menilai kinerja layanan pelabuhan.
Ia mengatakan, hingga saat ini, kapal-kapal Norden yang berkunjung ke pelabuhan-pelabuhan di Indonesia belum pernah mengalami insiden, baik ketika labuh, sandar, maupun saat melakukan kegiatan bongkar muat.
“Keselamatan adalah hal yang paling utama,” kata Steffen saat wawancara dengan media di sela-sela penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama antara Pelindo Jasa Maritim dan Norden, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, pencapaian tersebut antara lain ditopang profesionalisme tenaga pandu/tunda PJM serta keandalan peralatan pendukung, termasuk kapal pandu dan kapal tunda (tugboat).
Keandalan layanan pemanduan dan penundaan juga membantu Norden mengelola jadwal kapal.
Kapal pandu dan kapal tunda umumnya tiba tepat waktu, sehingga potensi keterlambatan pada tahapan penting selama kunjungan kapal dapat ditekan.
“Secara umum, layanan mereka (PJM) selalu tepat waktu sehingga mendukung efisiensi bagi kami dan kegiatan perusahaan pelayaran secara umum,” ujar Steffen.
Ia mengakui, Norden belum dapat memberikan angka secara spesifik mengenai besaran efisiensi yang diperoleh dari layanan tersebut.
Namun, menurutnya, ketepatan waktu layanan PJM secara umum telah membantu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
Pandangan serupa disampaikan Mathias Henriksen, Norden’s Tanker Operation Lead di Singapura.
Menurutnya, hubungan yang semakin erat dengan Pelindo berpotensi menciptakan efisiensi yang lebih besar bagi kedua pihak.
“Sejauh ini, kami puas dengan layanan Pelindo. Kami berharap kolaborasi yang lebih erat ini akan semakin meningkatkan efisiensi di masa mendatang,” kata Mathias.
Selain ketepatan waktu dan keandalan peralatan, Steffen dan Mathias menyoroti pentingnya komunikasi antara tim di kapal dengan tenaga pandu serta awak kapal tunda PJM.
Komunikasi yang baik dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan manuver kapal berlangsung aman.
Bagi perusahaan pelayaran yang memasuki pelabuhan yang belum familier, keahlian pemanduan lokal menjadi sangat penting. Pengetahuan mengenai alur pelayaran, area sandar, serta perubahan kondisi operasional dapat membantu kapal melakukan manuver secara lebih aman dan terukur.
Pengalaman bekerja sama dengan PJM, menurut Norden, turut memperkuat kepercayaan terhadap layanan kelautan yang mendukung kegiatan operasional kapal mereka di Indonesia.
Steffen mengatakan, Norden juga akan membagikan informasi mengenai peningkatan layanan PJM kepada para kliennya. Langkah tersebut diharapkan dapat turut memperkuat kepercayaan pemilik kapal dan penyewa kapal (shipper dan charterer) yang menggunakan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.
Kualitas Layanan dan Daya Saing
Seiring meningkatnya volume perdagangan dan semakin kompleksnya kegiatan operasional kapal, Norden menilai, PJM perlu mempertahankan standar layanan yang tinggi sekaligus menjaga biaya tetap kompetitif.
“Aspek kompetitif sangatlah penting karena jika biayanya terlalu tinggi, situasinya akan menjadi sulit,” ujar Steffen.
Menurutnya, keseimbangan antara kualitas layanan dan biaya diperlukan agar pertumbuhan volume kapal dan kargo dapat terus didorong.
“Perlu diciptakan keseimbangan agar kami dapat mendatangkan lebih banyak kapal dan volume, sementara Pelindo dapat memberikan layanan yang lebih baik,” katanya.
Bagi Norden, dialog yang berkelanjutan, keandalan operasional, serta harga yang kompetitif akan menjadi faktor penting dalam memperluas kerja sama dengan Pelindo seiring pertumbuhan permintaan di sektor pelayaran.
Kemitraan yang semakin kuat dinilai dapat membuka peluang peningkatan volume kapal dan kargo.
Pada saat yang sama, kerja sama tersebut memberikan ruang bagi PJM untuk terus meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan pemanduan serta penundaan kapal di pelabuhan-pelabuhan Indonesia.
Direktur Komersial PT Pelindo Jasa Maritim, Suhendra Ratuprawiranegara, menyampaikan, apresiasi Norden menjadi bagian penting dalam memperkuat kemitraan kedua perusahaan.
Menurutnya, kerja sama yang telah terjalin tidak hanya diarahkan untuk memperluas cakupan layanan, tetapi juga memastikan kapal-kapal Norden memperoleh layanan pemanduan dan penundaan yang aman, andal, kompetitif, dan efisien.
“Kepercayaan Norden kepada Pelindo Jasa Maritim merupakan hal yang sangat kami hargai. Bagi kami, keselamatan adalah prioritas utama. Setiap pelayanan harus dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi serta standar yang berlaku,” ujar Suhendra.
Menurutnya, komitmen tersebut dijalankan melalui kesiapan tenaga pandu dan awak kapal tunda yang kompeten, dukungan sarana dan peralatan yang andal, serta koordinasi dan komunikasi yang baik dengan awak kapal.
Hal tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap proses manuver kapal dapat berlangsung secara aman sekaligus mendukung ketepatan waktu pelayanan.
Ia menambahkan, penguatan kerja sama melalui addendum perjanjian antara PJM dan Norden menjadi momentum untuk membangun hubungan komersial dan operasional yang semakin kuat, termasuk melalui perluasan cakupan layanan dan peningkatan kolaborasi di berbagai wilayah pelayanan PJM.
“Seiring dengan semakin kuatnya kerja sama ini, kami berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan dan kepatuhan, sekaligus meningkatkan keandalan dan efisiensi layanan. Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan kerja sama dengan Norden tetap berjalan dengan prinsip mutual benefit, operational excellence, transparency, dan long-term commitment,” katanya.
Suhendra berharap, penguatan kemitraan tersebut tidak hanya menjadi kelanjutan dari kerja sama yang telah berjalan dengan baik, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi kedua perusahaan di masa mendatang.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua pihak. Pada akhirnya, layanan yang aman, patuh, andal, dan kompetitif menjadi fondasi untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan sekaligus mendorong lebih banyak kapal dan volume melalui pelabuhan-pelabuhan di Indonesia,” tutup Suhendra. (***)