
PLUZ.ID, PANGKEP – Kafilah Provinsi Sulsel menorehkan prestasi membanggakan dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korpri Tingkat Nasional 2026.
Sulsel berhasil meraih peringkat kedua nasional dengan total nilai 125.
Prestasi tersebut diumumkan pada penutupan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Alun-Alun Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu (29/8/2026).
Sulsel berada di bawah Provinsi Sumatra Barat yang keluar sebagai juara umum dengan nilai 160. Posisi ketiga ditempati DKI Jakarta dengan nilai 103, disusul Jawa Timur dengan nilai 98 dan Kalimantan Timur dengan nilai 81.
Raihan tersebut menjadi lompatan signifikan bagi Sulsel.
Pada pelaksanaan MTQ VII Korpri Tingkat Nasional 2024, Sulsel berada di peringkat kedelapan dengan perolehan nilai 43.
Dalam dua tahun terakhir, Susel berhasil melonjak enam peringkat sekaligus dan meningkatkan perolehan nilai hingga 82 poin, dari 43 menjadi 125.
Capaian tersebut ditopang prestasi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Kafilah Sulsel.
Secara keseluruhan, kontingen Sulsel meraih 24 prestasi pada berbagai cabang dan golongan perlombaan.
Prestasi tersebut terdiri atas tujuh Terbaik I, empat Terbaik II, dua Terbaik III, enam Harapan I, satu Harapan II, dan empat Harapan III.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korpri Sulsel, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh kafilah yang telah mengharumkan nama Sulsel di tingkat nasional.
“MTQ VII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2024 di Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah, Sulsel pada posisi (peringkat) kedelapan, dua tahun kemudian tahun 2026 ini melejit naik menempati posisi kedua,” kata Jufri Rahman.
Menurutnya, diharapkan prestasi Sumatra Barat yang berhasil meraih juara umum pertama menjadi penyemangat untuk mempersiapkan lebih matang dalam pembinaan kepada ASN.
“Kita harap Sulsel bisa mempertahankan posisi dua terbaik, tapi tenti kita harap bisa menjadi yang pertama, tapi tidak bisa hanya sekedar tekad tapi harus ada ikhtiar nyata yang dimulai dari sekarang,” ungkapnya.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dengan pemerintah kabupaten dan kota, serta dukungan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi.
Sebelumnya, Jufri Rahman mengukuhkan dan melepas 38 peserta Kafilah Sulsel yang berasal dari berbagai pemerintah kabupaten dan kota di Sulsel.
Para peserta tersebut merupakan ASN yang telah melalui proses seleksi Korpri Sulsel.
Dari total peserta yang diberangkatkan, sebanyak 26 orang berhasil melaju ke babak final dan kemudian mempersembahkan berbagai prestasi bagi Sulsel.
Pada kategori Terbaik I, Sulsel meraih tujuh penghargaan. Latiffatul Isyaroh, S.Ud., menjadi Terbaik I Hafidzah pada Cabang Hifzh Al-Qur’an Golongan Surah Al-Baqarah.
Andi Sri Maryam Ulfa, S.T., juga meraih Terbaik I Hafidzah pada Cabang Hifzh Al-Qur’an Golongan 7 Surah Pilihan.
Prestasi Terbaik I berikutnya diraih Selviana Purnama Putri, S.Pd., sebagai Terbaik I Khathathah pada Cabang Khath Al-Qur’an Golongan Lukis Kontemporer.
Dr. Baharuddin, S.Pd.I., M.Pd.I., meraih Terbaik I Mu’adzin pada Cabang Adzan, sedangkan Hasrianti Hasanuddin, S.Sos., menjadi Terbaik I Penulis Putri pada Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Pasangan Tawajjaha, S.Pd., dan Hartas Hasbi, S.E., M.Ak., meraih Terbaik I pada Cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an Golongan Qari’.
Sementara, Tri Handayani, S.H., menjadi Terbaik I Pencipta Puisi Wanita pada Cabang Cipta dan Baca Puisi Islami.
Sulawesi Selatan juga meraih empat penghargaan Terbaik II. Nurjiah Umar, S.H., menjadi Terbaik II Hafidzah pada Cabang Hifzh Al-Qur’an Golongan Juz 30.
Husairi Muh. Amin, S.Ud., M.H., meraih Terbaik II Hafizh pada Cabang Hifzh Al-Qur’an Golongan Surah Al-Baqarah.
Muhshimannur S., S.Hum., M.Hum., meraih Terbaik II Hafizh pada Cabang Hifzh Al-Qur’an Golongan 7 Surah Pilihan.
Sementara, Burhanuddin, S.Hi., menjadi Terbaik II Hafizh pada Cabang Hifzh Al-Qur’an Golongan Surah An-Nisa.
Untuk kategori Terbaik III, Dr. H. Syamsuddin,S.Ag., M.AP., meraih penghargaan Terbaik III Khatib pada Cabang Khutbah Jum’at.
Sementara, pasangan Raehang, S.Pd., dan Nurul Magfirah, S.Pd., meraih Terbaik III pada Cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an Golongan Qari’ah.
Selain para juara terbaik, Kafilah Sulsel juga mencatatkan prestasi pada kategori Harapan.
Saharuddin, S.Pd.I., meraih Harapan III Hafizh pada Cabang Hifzh Al-Qur’an Golongan Surah Ali Imran. Dr. Patmawati,S.Ag., M.Pd., meraih Harapan III Daiyah pada Cabang Dakwah Al-Qur’an.
Dr. Hasniati, S.S.,M.Ag., meraih Harapan I Pembaca Doa Wanita. Ahmad Mashuri, S.Pd.I., menjadi Harapan I Khathath pada Cabang Khath Al-Qur’an Golongan Lukis Kontemporer.
Rabiatul Adawiyah Madawat M., S.Hum., M.A., meraih Harapan II Khathathah pada Cabang Khath Al-Qur’an Golongan Digital Klasik/Tradisional.
Imam Tauhid,S.Ag., M.M., meraih Harapan I Khathath pada Cabang Khath Al-Qur’an Golongan Digital Kontemporer. St. Muwaqqirah, S.Pd., M.Pd., meraih Harapan III Khathathah pada golongan yang sama.
Dr. A. Fajar Awaluddin, M.Pd.I., meraih Harapan III Penulis Putra pada Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Pada Cabang Hafalan Hadis Nabi Muhammad SAW, Ibrahim, S.S., M.H., meraih Harapan I Muhadis, sedangkan Suriyanti,S.Ag., meraih Harapan I Muhadisah.
Prestasi Harapan I lainnya diraih Syahril Alvi, S.Pd., sebagai Pencipta Puisi Pria pada Cabang Cipta dan Baca Puisi Islami.
MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026 diselenggarakan di Provinsi Sulsel dengan pelaksanaan kegiatan yang tersebar di dua daerah, yakni Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Ajang nasional yang digelar setiap dua tahun tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi bagi ASN, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai Al Qur’an, integritas, serta keimanan dan ketakwaan dalam pelaksanaan tugas sebagai abdi negara.
Prestasi peringkat kedua nasional dan raihan 24 penghargaan menjadi bukti peningkatan kualitas pembinaan Korpri Sulawesi Selatan sekaligus mempertegas kemampuan ASN Sulsel untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk dalam pengembangan nilai-nilai keagamaan. (***)