Ketua PKK Sulsel Dukung UMKM Naik Kelas
PLUZ.ID, MAKASSAR – Penguatan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian dalam peringatan 357 tahun Sulsel.
Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Naoemi Octarina Sudirman, mendampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dalam penyerahan bantuan 269 unit peralatan usaha kepada pelaku UMKM di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Minggu (18/10/2026).
Bantuan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bersama TP PKK dan Dinas Koperasi dalam mendorong pelaku UMKM meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, dan memperkuat ekonomi keluarga.
Naoemi Octarina memberikan perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha rumahan dan perempuan mandiri. Dukungan tersebut diharapkan membuka peluang bagi penerima bantuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Menariknya, bantuan ini tidak diberikan secara langsung tanpa proses. Para calon penerima harus melalui tahapan seleksi yang meliputi pendaftaran, verifikasi administrasi, wawancara, kunjungan lapangan, hingga pengumuman hasil seleksi.
Penerima bantuan juga mendapatkan pembekalan melalui pelatihan kewirausahaan sebagai upaya memperkuat kesiapan mereka dalam mengelola dan mengembangkan usaha.
Sebanyak 269 unit peralatan produktif disalurkan sesuai dengan kebutuhan usaha penerima, terdiri atas 46 unit mesin jahit, 42 unit gerobak UMKM Andalan Hati, 40 unit mesin kopi, 70 unit mesin obras, dan 71 unit mesin continuous.
Melalui dukungan peralatan usaha yang tepat sasaran, para pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.
Kehadiran Ketua TP PKK Sulsel dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan gerakan pemberdayaan keluarga dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Lebih dari sekadar bantuan peralatan, program ini diharapkan menjadi dorongan bagi UMKM untuk tumbuh, berkembang, dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian Sulsel. (***)