Munafri Arifuddin Minta Kontraktor Berdayakan Warga Untia dalam Pembangunan Stadion

PLUZ.ID, MAKASSAR – Progres pembangunan Stadion Untia Makassar mulai terlihat di lapangan. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kini memaksimalkan penimbunan dan pemadatan lahan untuk mengejar target dimulainya konstruksi stadion pada awal 2027, dengan target pengerjaan satu tahun.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau proses pembangunan Stadion Untia, di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar yang kini sudah di tahap pekerjaan fisik, penimbunan dan pemadatan lahan.

Peninjauan dilakukan Wali Kota Appi, Senin (26/10/2026), untuk memastikan pekerjaan tahap awal pembangunan stadion sepak bola berkapasitas sekitar 15.000 penonton tersebut, dapat berjalan lancar sesuai target

“Hari ini, saya bersama Dinas PU (Pekerjaan Umum) dan pihak kontraktor melihat kondisi dimulai penimbunana. Kita sudah mulai proses penimbunan, memaksimalkan timbunan untuk menjadi dasar pembangunan stadion,” ujarnya.

Orang nomor satu Kota Makassar ini, mengatakan, percepatan penimbunan menjadi perhatian utama Pemkot Makassar agar konstruksi stadion dapat dimulai pada awal 2027.

Oleh karena itu, ia menekankan agar progres pekerjaan di lapangan harus dimaksimalkan, terutama dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan pekerjaan.

“Dengan adanya progres sudah berjalan, tentu progres yang kita kejar bisa maksimal di akhir bulan, untuk memastikan konstruksi itu sudah bisa jalan di awal tahun depan,” katanya di lokasi lahan penimbunan stadion.

Lebih lanjut, mantan CEO PSM ini, menekankan, dalam tahap penimbunan lahan ini, diperhatikan adalah faktor cuaca menjadi salah satu tantangan yang harus diantisipasi.

Sehingga, Pemkot Makassar lewat Dinas PU bersama pihak kontraktor harus memanfaatkan sisa musim kemarau secara maksimal untuk pemadatan lahan agar pengerjaan fisik dasar tidak terkendala hujan curah tinggi.

Selain mengejar waktu, Appi juga memastikan pemenuhan persyaratan teknis pembangunan.

Ia mencontohkan, seperti material timbunan yang digunakan harus dipastikan memenuhi standar legalitas administrasi agar proses pembangunan tidak terhambat masalah hukum.

Appi juga menegaskan pengawasan terhadap seluruh tahapan pekerjaan harus dilakukan secara konsisten agar pengerjaan fisik awal pembangunan stadion ini berjalan lancar hingga tahap konstruksi stadion.

“Legalitas terhadap quarry penting, artinya kualitas quarry ini kita pastikan punya legalitas yang baik, jangan sampai menghambat proses hanya karena persoalan administrasi yang tidak selesai,” tegasnya.

Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya merupakan salah satu program strategis prioritas Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.

Lebih jauh, Appi juga berpesan agar sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui koordinasi dengan tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan, dan kelurahan.

Langkah tersebut penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai tahapan pembangunan sekaligus menjaga kelancaran pekerjaan di lapangan.

Oleh sebab itu, Appi menargetkan pembangunan Stadion Untia rampung pada akhir Desember 2027.

Untuk mencapai target tersebut, seluruh tahapan pekerjaan harus berjalan efektif dengan memperhatikan ketepatan waktu hingga kualitas pekerjaan.

“Targetnya kita, di 2027 akhir Desember, Insya Allah ini sudah bisa rampung untuk proses pembangunan stadion Untia,” jelasnya.

Di sisi lain, Appi meminta kontraktor pembangunan Stadion Untia turut memberikan dampak langsung bagi ekonomi masyarakat sekitar.

Ia menegaskan, agar warga setempat turut diberdayakan dalam pembangunan fasilitas olahraga tersebut.

Oleh karena itu, ia mendorong kontraktor untuk membuka peluang bagi masyarakat sekitar yang memiliki kemampuan dan dapat membantu pelaksanaan pekerjaan.

“Artinya masyarakat yang ada di Untia ini, tidak hanya jadi penonton di dalam proses pembangunan stadion ini. Karena ini juga akan memberikan dampak ekonomi yang baik buat masyarakat yang ada di sekitar Kelurahan Untia,” tutup Appi. (***)

Berita Terkait
Baca Juga