Kemudian disusul Partai Golkar peraih lima kursi turut memberikan dukungannya kepada Irman Yasin Limpo. Jadi saat ini, total sepuluh kursi dukungan partai politik ke Irman Yasin Limpo telah memenuhi syarat untuk maju di Pilwalkot Makassar.
Posisi Danny Pomanto yang terancam juga ditanggapi Manager Strategi dan Operasional Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursandy Syam. Menurutnya, hal itu bisa terjadi jika target pemenuhan partai tidak dipenuhi Danny Pomanto sampai batas waktu yan ditentukan menurut tahapan pilkada di KPU Kota Makassar.
“Kalau melihat dinamika politik yang terbangun hari ini, ada potensi Pak Danny (Danny Pomanto) tak ikut Pilwalkot Makassar. Memang paket sesama kader mengurangi poin dari Pak Danny,” ucapnya.
Sandy, sapaan akrab Nursandy Syam, mengatakan, Danny Pomanto harus memanfaatkan situasi dimana memperkuat komunikasi dengan partai lain. Sebab, kekuatan elektabilitas menjadi daya tarik mantan Wali Kota 2014-2019 masih besar.
“Tinggal upaya pendekatan yang diperkuat Pak Danny ke partai lain menurut saya. Jadi, Pak Danny harus mencari hal-hal strategis yang bisa saling menguntungkan satu sama lain,” bebernya.
Sementara, Partai Nasdem yang telah mengusung Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi, hanya memiliki enam kursi di DPRD Kota Makassar. Adapun syarat usungan minimal sepuluh kursi.