search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Lebih Empat Ribu Keluarga Terdampak Banjir Bandang Luwu Utara

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 15 Juli 2020 11:45
BANJIR BANDANG. Banjir Bandang di Kabupaten Luwu Utara, Senin (13/7/2020). foto: istimewa
BANJIR BANDANG. Banjir Bandang di Kabupaten Luwu Utara, Senin (13/7/2020). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Senin (13/7/2020), pukul 19.00 WITA membuat lebih dari empat ribu keluarga terdampak akibat kejadian tersebut.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memonitor sebanyak 4.930 keluarga terdampak di enam kecamatan di Kabupaten Luwu Utara. Kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat. Ribuan rumah terendam di kawasan terdampak.

Kondisi terkini, PLN masih melakukan perbaikan jaringan listrik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur dan Kota Palopo telah melakukan kaji cepat di lapangan.

Pusdalops BNPB mendapatkan informasi terkait kendala yang dihadapi pascabanjir. Jalan lintas provinsi tertimbun material lumpur, sehingga menutup akses menuju pos komando utama dan lokasi terdampak. Personel di lapangan harus memutar sejauh 10 Kilometer (Km) dalam mengakses lokasi terdampak. Saat ini hanya provider XL yang dapat digunakan masyarakat setempat.

Sedangkan data sementara dari Tim SAR gabungan di bawah kendali Basarnas sore kemarin mencatat sudah 13 meninggal dunia sudah ditemukan, 10 warga berhasil diselamatkan, dan 46 lainnya masih dalam pencarian. Kesepuluh korban luka-luka tersebut dirujuk ke RSUD Masamba.

Menurut BPBD Kabupaten Luwu Utara, banjir dipicu salah satunya hujan dengan intensitas tinggi. Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang. Merespons situasi tersebut, BPBD setempat telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

BANTUAN BPBD. Personil BPBD Provinsi Sulsel langsung turun melakukan evakuasi dan bantuan di Kabupaten Luwu Utara, Selasa (14/7/2020). foto: istimewa

Sementara, beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis (9/7/2020) lalu, wilayah Kabupaten Luwu di Provinsi Sulsel juga terdampak banjir. Saat itu, 2.970 keluarga  terdampak banjir. Enam kecamatan, yaitu Kecamatan Larompong, Larompong Selatan, Suli, Bua, Suli Barat dan Ponrang terdampak. Tak hanya merendam perumahan dan bangunan publik lain, genangan juga merusak lahan sawah dan kebun.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top