PLUZ.ID, MAKASSAR – Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Abd Rahman Bando, menyatakan diri mundur dari Aparatur Sipil Negara (ASN/Pegawai Negeri Sipil/PNS) alias pensiun dini. Karir birokratnya masih ada sepuluh tahun.
ARB, akronim Abd Rahman Bando, mengakui, telah memasukkan surat pemohonan pensiun dini.
“Iya, betul, bukan lagi sebatas informasi kalau saya akan mundur dari PNS. Saya sudah mengajukan pengunduran diri dari PNS. Bahkan, semua tahapan dan syarat sudah terpenuhi mulai dari tingkat pusat (pemerintah pusat) hingga pemerintah daerah,” ujarnya, Rabu (22/7/2020).
Rahman Bando mengakui, pengabdiannya sebagai PNS sudah cukup. “Saya kira pengadian selama 22 dan sudah mau 23 tahun sebagai birokrat sudah cukup. Saatnya, kembali mengurus keluarga dan usaha yang sudah lama tidak ditangani langsung,” katanya.
“Saya memang sudah planning (rencanakan) saat usia 50 tahun akan fokus keluarga dan mengurus lagi usaha yang sudah lama saya tinggalkan,” tambah Rahman Bando yang berlatar belakang pengusaha hasil bumi ini.
Ketika ditanya perihal keputusannya ini, mundur dari PNS, ada kaitannya informasi dirinya akan maju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar, Desember 2020 mendatang, Rahman Bando, belum memberikan jawaban pasti.
“Itu, tadi saya fokus mengurus keluarga dan usaha dulu. Kalau soal politik, maju Pilwalkot Makassar nantilah itu. Biarkan saja dulu mengalir seperti air,” jelasnya.