search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Komunitas Warga Sebar Spanduk Tolak Aksi Anarkisme Mahasiswa

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 25 Juli 2020 13:15
TOLAK ANARKISME. Salah satu spanduk tolak aksi anarkisme mahasiswa terpasang di pertigaan Jl Veteran menuju Jl Sultan Alauddin, Kota Makassar, terekam, Sabtu (25/7/2020). foto: istimewa
TOLAK ANARKISME. Salah satu spanduk tolak aksi anarkisme mahasiswa terpasang di pertigaan Jl Veteran menuju Jl Sultan Alauddin, Kota Makassar, terekam, Sabtu (25/7/2020). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Komunitas Warga Makassar bersatu tebar spanduk terkait keresahan warga dengan maraknya aksi anarkisme yang terjadi di makassar akhir-akhir ini.

Spanduk tersebut mewakili keresahan warga Makassar terutama pengguna jalan yang sering melewati lokasi aksi. Dalam spanduk tersebut bertuliskan ‘Komunitas Warga Makassar Bersatu Lawan Anarkisme’.

‘Masyarakat Kota Makassar Resah dengan Aksi Demo Anarkis, Tutup Jalan dan Bakar Ban Bekas’.

Ada juga bertuliskan ‘Masyarakat Sudah Jenuh Melihat Aksi Demo Tidak Terpuji yang Buat Kami Susah, Jangan Buat Kami Marah’.

Ketua Komunitas Warga, Rafiuddin Daeng Sukur, Sabtu (24/7/2020), menjelaskan, lokasi pemasangan spanduk berada di pertigaan Jl Sultan Alauddin-AP Pettarani, gerbang masuk RS Faisal di Jl AP Pettarani, fly over Makassar, pertigaan Jl Boulevard-AP Pettarani, dan pertigaan Jl Veteran menuju Jl Sultan Alauddin.

Pudding, sapaan akrab Rafiuddin daeng Sukur, mengemukakan, aksi demo anarkis dengan tutup jalan yang dilakukan mahasiswa berdampak terhadap kehidupan masyarakat kecil.

“Kami sebagai warga kecil yang aktivitas perekonomian, seperti tukang bentor, penjual ikan keliling merasa sangat dirugikan dengan aksi-aksi seperti itu. Padahal, mereka mahasiswa itu orang terpelajar, seharusnya mereka lebih tahu yang mana baik dilakukan dan tidak merugikan orang lain,” ujarnya.

“Kalau seperti ini terus-menerus terjadi, suatu waktu kami juga bisa marah. Aktivitas kami terhalang dan kalau sudah begitu harga diri kami pertaruhkan,” tegasnya. (***)



Berita Terkini Lainnya


To top