search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wisatawan Butuh Jaminan Protokol Kesehatan Saat Libur Panjang

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 27 Oktober 2020 09:00
TALKSHOW. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM)Teten Masduki (tengah) bersama Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjadi narasumber talkshow 'Dialog Covid-19: Penerapan Protokol Kesehatan di UMKM' di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Senin (26/10/2020) siang. foto: istimewa
TALKSHOW. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM)Teten Masduki (tengah) bersama Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjadi narasumber talkshow 'Dialog Covid-19: Penerapan Protokol Kesehatan di UMKM' di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Senin (26/10/2020) siang. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, mengatakan, protokol kesehatan menjadi daya tarik wisatawan yang ingin menikmati libur panjang akhir pekan ini.

Para pelancong akan tertarik berlibur di hotel, tempat wisata, dan restoran yang aman dari penularan Covid-19.

“Mereka yang mau makan di warung, tidur di hotel, yang menerapkan protokol kesehatan akan merasa aman. Ini penting untuk kita yang akan merencanakan liburan,” ujar Teten dalam talkshow ‘Dialog Covid-19: Penerapan Protokol Kesehatan di UMKM’ di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, Senin (26/10/2020) siang.

Teten menjelaskan, bagi konsumen atau turis bukan harga murah atau diskon barang. Melainkan jaminan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir.

Bagaimana protokol kesehatan untuk perhotelan, pesawat terbang, restoran, dan kafe bisa meyakinkan turis yang sadar protokol kesehatan.

“Turis yang berpergian itu punya uang dan berpendidikan. Kalau disadarkan dengan protokol kesehatan memakai masker, makanan higienis, saya kira semua orang tidak takut untuk liburan,” jelasnya.

Sementara, Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, mengatakan, pelaku UMKM yang menerapkan protokol kesehatan bisa mendatangkan keuntungan. Salah satunya, kata Wiku, konsumen akan yakin untuk membelinya.

“UMKM kalau disiplin protokol kesehatan akan membuat keyakinan konsumen untuk membelinya. Ini saling menguntungkan,” katanya.

Prof Wiku menegaskan, ekonomi bisa berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun, kalau indikator ekonomi berjalan dan kasusnya naik berarti ada yang tidak disiplin.

“Entah itu dari konsumen atau UMKM-nya. Makanya harus gotong royong menjadi satu,” papar Prof Wiku yang akan tetap bekerja meski libur panjang cuti bersama akhir pekan ini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top