search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Nico Sebut Bisa Loloskan Penerimaan Polri, Polda: Itu Penipuan

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 06 November 2020 20:00
Kombes Pol Ibrahim Tompo. foto: doelbeckz/pluz.id
Kombes Pol Ibrahim Tompo. foto: doelbeckz/pluz.id

PLUZ.ID, MAKASSAR – Polda Sulsel menanggapi pernyataan calon petahana Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae yang menjual janji dapat meloloskan warga dalam penerimaan TNI/Polri saat melakukan kampanye dialogis di Tinoring, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, 8 Oktober 2020 lalu.

Sebelumnya, hal ini juga direspon penggiat anti korupsi. Janji kampanye Nico, sapaan akrab Nicodemus Biringkanae, kemudian viral, karena rekaman video berdurasi 1 menit 24 detik tersebut beredar luas di masyarakat melalui media sosial.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, memastikan proses penerimaan Kepolisian tanpa dipungut biaya alias gratis dan harus mengikuti mekanisme sesuai aturan yang berlaku.

“Jadi kalau ada seperti itu, berjanji dan telah meloloskan warga dalam penerimaan Polri, maka itu penipuan,” tegas Ibrahim Tompo, Jumat (5/11/2020).

Ibrahim Tompo menjelaskan, Polri tidak pernah melakukan kerja sama kemitraan dengan instansi pemerintahan, baik provinis, kota dan kabupaten maupum pihak lainnya terkait penerimaan anggita Polri.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar segera melaporkan jika ada orang atau oknum yang mengaku bisa meloloskan seseorang dalam penerimaan Polri. Jika ada laporan masyarakat, maka akan ada penyelidikan.

“Tidak ada kerja sama dengam Pemda (Pemerintah Daerah). Program, rekruitmen yang dilaksanakan Polda Sulsel menggunakan mekanisme standar yang dilaksanakan Mabes Polri yang bersifat obyektif, tidak subyektif,” jelasnya.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top