“Maros tidak akan bisa tanpa ada pelabuhan. Di sini itu semuanya ada, mulai pertambangan dan lainnya. Maros harus setara dengan Makassar,” tambahnya.
Tajerimin memiliki target lahirnya pengusaha-pengusaha pelayaran dan perkapalan dari Maros. Jika dirinya merintis usaha seperti itu dari tanah orang, Tajerimin ingin orang Maros ke depan bisa melakukannya dari tanah sendiri.
Makanya pada program kerja sebagai calon bupati Maros (berpasangan dengan Havid S Fasha), memasukkan itu sebagai program unggulan. Pembangunan pelabuhan dan kawasan pergudangan (peti kemas).
Misi pasangan calon nomor urut 1 itu, adalah mengambil alih posisi Makassar sebagai pusat pergudangan dan distribusi barang kawasan timur Indonesia. (***)