search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Vaksinasi Massal Harus Mempertimbangkan Ketersediaan Tenaga Vaksinator

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 05 Februari 2021 23:00
Prof Wiku Adisasmito. foto: istimewa
Prof Wiku Adisasmito. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Pemerintah telah melakukan vaksinasi massal di Gelora Bung Karno, Jakarta dengan menargetkan sekitar 6 ribu tenaga kesehatan. Program vaksinasi massal merupakan koordinasi antara Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah.

Bagi daerah lain yang ingin melakukan kegiatan yang sama, tentunya harus mempertimbangkan ketersediaan tenaga vaksinator. Hal ini bertujuan agar program vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah daerah setempat akan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Pelaksanaan program vaksinasi dapat menjadi salah satu cara, mendorong tenaga kesehatan turut berpartisipasi dalam program vaksinasi ini,” jelas Prof Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden dikutip melalui siaran pers, Jumat (5/2/2021).

Masih terkait vaksinasi, untuk mekanisme vaksinasi masyarakat umum, nantinya akan menggunakan sistem satu data. Satu data vaksinasi Covid-19 ini, merupakan kerja sama antara Telkom, Kementerian Kominfo, BPJS, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Koordinator Perekonomian.

“Sama halnya dengan vaksinasi tenaga kesehatan, masyarakat akan menerima undangan melalui layanan seluler SMS dan selanjutnya dapat melakukan registrasi sebelum menerima vaksinasi,” ujarnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top