search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Rektor UIM: Ayo, Jangan Ragu Vaksin Covid-19

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 23 Februari 2021 13:00
DIVAKSIN. Rektor UIM, DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi, menerima vaksin kekebalan Covid-19 di RSKD Ibu & Anak Pertiwi Provinsi Sulsel di Kota Makassar, Senin (22/2/2021). foto: humas uim
DIVAKSIN. Rektor UIM, DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi, menerima vaksin kekebalan Covid-19 di RSKD Ibu & Anak Pertiwi Provinsi Sulsel di Kota Makassar, Senin (22/2/2021). foto: humas uim

PLUZ.ID, MAKASSAR – Rektor Universitas Islam Makassar (UIM), DR Ir Hj A Majdah M Zain MSi, menerima vaksin kekebalan Covid-19 di RSKD Ibu & Anak Pertiwi Provinsi Sulsel di Kota Makassar, Senin (22/2/2021).

“Tentunya sebagai ikhtiar untuk kekebalan terhadap virus Covid-19. Semoga menjadi motivasi bersama terkhusus bagi keluarga besar UIM dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona yang sudah setahun mewabah di Indonesia,” ujar Majdah melalui keterangan resmi, Selasa (23/2/2021).

Majdah menjelaskan, vaksin yang diberikan akan menimbulkan dan menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh terhadap virus corona. Pemerintah Indonesia tentunya akan memikirkan keamanan dari setiap vaksin yang akan diberikan pada masyarakat dan pemerintah akan menyediakan vaksin Covid-19 yang terbukti aman, lolos uji klinis, serta mendapatkan Emergency Use of Authorization (EUA) dari BPOM.

Majdah juga mengajak dosen dan tenaga pendidikan perguruan tinggi LLDikti Wilayah IX di UIM untuk berpartisipasi menyampaikan data target sasaran pelayanan publik untuk pelaksanaan vaksinasi.

Sesuai arahan Kepala LLDikti IX, Prof DR Jasruddin MSi, data tersebut dapat disampaikan melalui http://bit.ly/vaksinasi-covid19-tahap2 paling lambat 27 Februari 2021

Turut mendampingi Majdah melakukan vaksin Covid-19 Wakil Rektor I UIM Prof DR H Arfin Hamid SH MH dan Kabag Humas dan Kerja Sama dr Wahyudi Muchsin SH MKes.

Majdah sangat menegaskan di lingkungan kampus UIM untuk ketat melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, dengan disiplin melakukan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak/hindari kerumunan).

“Alhamdulillah, hingga saat ini, UIM masih dirahmati Allah SWT, karena tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19. Semoga dengan doa dan ikhtiar menjaga kesehatan Covid-19 segera hilang,” jelasnya.

Wakil Rektor I UIM, Prof DR H Arfin Hamid SH MH, mengatakan, hingga saat ini, UIM masih menerapkan pembatasan aktivitas akademik di kampusnya. Hampir tidak pernah diselenggarakan kegiatan melibatkan kerumunan besar civitas akademika. Kuliah masih dilakukan secara daring.

Kabag Humas dan Kerja Sama UIM, dr Wachyudi Muchsin SH MKes, mengatakan, jangan ragu untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Hingga saat ini Indonesia menjadikan vaksinasi Covid-19 sebagai langkah utama dalam penanganan virus corona.

“Jika masyarakat yang menerima vaksinasi Covid-19 secara merata, diharapkan akan terbentuk kekebalan kelompok yang dapat digunakan untuk menurunkan penyebaran dan penularan virus corona. Bahkan, diharapkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini, bisa menghentikan pandemi yang sudah melanda Indonesia setahun terakhir ini,” katanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top