search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pedagang Pasar Tradisional di Makassar Mulai Divaksin Covid-19

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 24 Maret 2021 23:00
DIVAKSIN. Salah satu pedagang Pasar Pannampu disuntik vaksin Covid-19, Rabu (24/3/2021). foto: humas pd pasar makassar raya
DIVAKSIN. Salah satu pedagang Pasar Pannampu disuntik vaksin Covid-19, Rabu (24/3/2021). foto: humas pd pasar makassar raya

PLUZ.ID, MAKASSAR – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya Kota Makassar mulai melakukan vaksinasi Covid-19 massal kepada pedagang pasar tradisional. Kegiatan ini merupakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Pasar pertama yang menggelar vaksinasi adalah Pasar Pannampu yang terletak di Jl Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Sedikitnya sekitar 105 pedagang yang hadiri vaksinasi tersebut dari 600 pedagang yang tercatat.

“Jumlah pegawai yang divaksin 28 orang dan tiga orang dari pasar darurat. Selebihnya adalah pedagang,” ujar Jen Hamid, Kepala Pasar Pannampu, Rabu (24/3/2021).

Sebelumnya pihak Pasar dan jajaran Puskesmas Kaluku Bodoa sudah menggelar sosialisasi mulai, Sabtu hingga Selasa (20-23/3/2021).

“Kami sudah lakukan sosialisasi ke pedagang sejak Sabtu lalu hingga Selasa. Pada dasarnya pedagang menyambut baik diadakannya vaksinasi ini,” jelasnya.

Sementara, Plt Kepala Puskesmas Kaluku Bodoa, dr Musherianti, mengatakan, kegiatan ini hanya berlangsung sehari, mengingat jadwal vaksinasi petugas Puskesmas Kaluku Bodoa sangat padat.

“Kalau untuk jadwal vaksinasi di Pasar Pannampu ini hanya berlangsung sehari. Karena ada jadwal lain di beberapa tempat. Kecuali kalau permintaan masih ada, kami akan buka lagi,” ujarnya.

“Sebenarnya masyarakat atau pedagang juga bisa datang langsung ke Puskesmas Kaluku Bodoa pada Selasa dan Kamis,” lanjutnya.

Direktur Operasional PD Pasar Makassar, Saharuddin Ridwan, mengatakan, penyuntikan vaksin untuk seluruh pedagang ini dalam rangka mendukung program Makassar Recover khususnya kegiatan Smart Vaksinasi.

“Vaksinasi massal ini, akan kami laksanakan di 18 pasar tradisional dan kita mulai dari Pasar Pannampu. Untuk pasar lain akan disesuaikan waktunya,” terangnya.

“Semoga melalui program ini masyarakat menjadi lebih aware dalam kegiatan pencegahan penyebaran virus. Untuk itu, kami sarankan tetap mematuhi protokol kesehatan,” lanjut Sahar berharap. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top