search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wali Kota Tual Kunjungi Korban Bom di Gereja Katedral Makassar

doelbeckz - Pluz.id Senin, 05 April 2021 15:00
SANTUNAN. Wali Kota Tual, Adam Rahayaan, menyerahkan santunan kepada korban bom di Gereja Katedral Makassar asal Provinsi Maluku di RS Bhayangkara Makassar, Senin (5/4/2021). foto: istimewa
SANTUNAN. Wali Kota Tual, Adam Rahayaan, menyerahkan santunan kepada korban bom di Gereja Katedral Makassar asal Provinsi Maluku di RS Bhayangkara Makassar, Senin (5/4/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Tual, Adam Rahayaan, menunjukan rasa peduli dan keprihatinan atas musibah yang terjadi di Kota Makassar, beberapa pekan lalu.

Orang nomor 01 Tual ini, dari Tual, Provinsi Maluku ke Makassar, tujuanya melihat secara langsung warganya asal Pulau Kei, korban ledakan bom di Gareja Katedral Makassar.

Wali Kota Tual, tiba di Makassar didampingi Wakil Ketua DPRD Tual Ali Madana serta Kepala Dinas Sosial Tual, dan beberapa Lurah langsung dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju RS Bhayangkara Makassar, Senin (5/4/2021).

“Syukur Alhamdulillah, saya dan Kepal Dinas Sosial, Asisten III, dan tiga Lurah menjenguk masyarakat Kota Tual yang menjadi korban bom di Makassar,” ujar Adam usai melihat korban di RS Bhayangkara Makassar.

Politisi PKS ini, menuturkan, kehadiranya di Kota Daeng pasca mendengar kabar ada warganya yang menjadi korban serpihan bom yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab.

Menurutnya, hal ini juga sesuai rencana rapat koordinasi dengan Forkopimda, forum komunikasi umat beragama, dan komunitas intelejen daerah.

“Dari hasil itu, hari ini kami sudah berjumpa dengan anggota masyarakat Kota Tual yang di Makassar,” tuturnya.

Sebagai pimpinan daerah, Adam menegaskan, sangat mengutuk keras peristiwa yang terjadi, sehingga berdampak orang lain menjadi korban.

“Kita mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oknum tertentu terhadap masyarakat dan manusia yang tidak berdosa. Mudahan-mudahan secepatnya terungkap dengan jaringan-jaringan yang lain supaya tidak membahayakan yang lain dan kita tidak pernah menduga nanti seperti apa lagi ke depan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Adam memberikan bantuan sebagai bentuk uluran tangan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tual kepada keluarga korban di RS Bhayangkara.

Adam berharap agar bantuan tersebut bisa meringankan beban keluarga korban.

“Ada bantuan uang sedikit untuk meringankan beban keluarga yang ada di sini dalam urusan pelayanan dan di sini,” harapnya.

“Kita hanya berharap dan berdoa mudah mudahan mereka bisa secepat nya sembuh agar yang status mahasiswa yang sudah mau menghadapi ujian skripsi dan lain lain bisa secepatnya dan yang lain bisa sehat sembuh untuk bisa bergabung dengan keluarga sebagaimana biasanya,” sambungnya.

Diketahui, Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) lalu. Dari tiga orang warga Maluku, dua diantaranya berasal dari Ohoi (desa, red) Rumaat, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, yakni Velerina Selitubun dan Adelina Selitubun. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top