search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Puncak Festival Jalur Rempah Akan Hadir di Makassar

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 22 April 2021 10:00
JALUR REMPAH. Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani dengan Ketua Komite Jalur Rempah 2021 Ananto Kusuma Seta di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (21/4/2021). foto: humas pemprov sulsel
JALUR REMPAH. Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani dengan Ketua Komite Jalur Rempah 2021 Ananto Kusuma Seta di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (21/4/2021). foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Puncak acara Festival Jalur Rempah akan dilaksanakan di Makassar, 28-31 Agustus mendatang. Rencananya, kegiatan ini akan diikuti 13 kota di Indonesia, yang sebelumnya menjadi peserta festival, menggunakan KRI Dewaruci dari Pulau Banda.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani dengan Ketua Komite Jalur Rempah 2021 Ananto Kusuma Seta di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (21/4/2021).

Ananto menyampaikan, Makassar adalah bagian penting dalam jalur rempah dunia.
Dimana, Makassar adalah pintu gerbang jalur rempah untuk Kawasan Indonesia Timur.

“Orang-orang Makassar adalah orang-orang yang pertama kali mengarungi nusantara dan dunia dengan membawa rempah. Mereka menyatukan pulau, suku, bangsa, dan dengan kehangatan tangan di atas,” katanya.

Ananto mengatakan, pada festival nanti akan memamerkan kekayaan kuliner, fashion, jamu-jamuan, pengetahuan, dan histori. Seperti Benteng Somba Opu hingga Benteng Rotterdam.

Pihaknya juga telah mengusulkan jalur rempah sebagai warisan dunia yang menjadi salah satu kebanggaan Indonesia, bahkan diplomasi Indonesia di internasional, sekaligus meneguhkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Intinya adalah dari Makassar untuk dunia,” terangnya.

Ananto menambahkan, peserta akan berangkat pada 17 Agustus 2021 di Pulau Banda, dan melalui beberapa titik jalur rempah. Kemudian, acara puncak dilaksanakan di Makassar 28-31 Agustus.

KRI Dewaruci ini, nantinya akan ditumpangi anak-anak dari semua provinsi.

“Wakil dari Makassar akan bercerita tentang ke-Makassar-annya kepada teman-temannya, sehingga yang lain akan mendapatkan informasi dari sana. Jadi, itulah yang akan kita kembangkan nantinya, merajut ke-Indonesia-an melalui jalur rempah,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Sekda Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengaku, sangat mengapresiasi adanya langkah-langkah pengembangan dan pemanfaatan sejarah budaya rempah.

“Hal ini bisa membangun spirit kejayaan rempah-rempah bisa hidup kembali menjadi nilai dan gaya hidup dalam masyarakat. Untuk mewujudkan dalam bentuk pemberdayaan komunitas budaya rempah, pengembangan eduwisata jalur rempah, hingga pertunjukan seni,” katanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top