search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Andi Suhada: Baca Tulis Al Qur’an Harus Ditanamkan Sejak Dini

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 25 April 2021 21:00
SOSIALISASI PERDA. Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile (kedua kanan), menggelar sosialisasi Perda Kota Makassar nomor 1 tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al Qur'an di Hotel Horison Makassar, Minggu (25/4/2021). foto: istimewa
SOSIALISASI PERDA. Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile (kedua kanan), menggelar sosialisasi Perda Kota Makassar nomor 1 tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al Qur'an di Hotel Horison Makassar, Minggu (25/4/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar nomor 1 tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an di Hotel Horison Makassar, Minggu (25/4/2021). Ada dua narasumber yang hadir pada kesempatan ini. Yakni, Raisul Jaiz dan Aswis Badwi.

Suhada menjelaskan, baca tulis Al Qur’an ini sangat penting, sehingga belajar memahami harus ditanamkan sejak dini. Terlebih, baca tulis Al Qur’an wajib diketahui umat islam.

“Perda ini aktivitas masyarakat muslim di Makassar. Jadi, dipandang perlu adamya upaya intensif dengan melakukan standarisasi lisensi bagi pengajar Al Qur’an,” ungkap Suhada.

Tujuan Perda Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an, sambung Ketua PDIP Makassar ini, untuk dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan baca tulis Al Qur’an untuk anak-anak. Kemudian, penghayatan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sangat perlu tanamkan kecintaan terhadap Al Qur’an sejak dini. Selain itu, sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” bebernya.

Harapannya, kata dia, para peserta termotivasi untuk lebih memahami Al Qur’an dan salah satu sarananya adalah merealisasikan terlaksananya amanah Perda Kota Makassar nomor 1 tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an.

“Saya ajak juga peserta agar menyebarluaskan perda ini ke lingkungan masing-masing. Ini bentuk mendukung pemerintah terkait baca tulis Al Qur’an,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top