search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Buku Jokowi Membangun Mimpi Indonesia Dibedah di Makassar

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 02 Mei 2021 21:00
BEDAH BUKU. Suasana bedah buku Jokowi Mewujudkan Mimpi Indonesia di Kopi Ide, Jl Karumpa, Kota Makassar, Minggu (2/5/2021). foto: istimewa
BEDAH BUKU. Suasana bedah buku Jokowi Mewujudkan Mimpi Indonesia di Kopi Ide, Jl Karumpa, Kota Makassar, Minggu (2/5/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Publik Policy Network (Polinet) atau Pengamat Kebijakan Publik bekerja sama Yayasan Cemara Sembilan Belas menggelar bedah buku Jokowi Mewujudkan Mimpi Indonesia di Kopi Ide, Jl Karumpa, Kota Makassar, Minggu (2/5/2021).

Hadir membedah buku ini, diantaranya Hadisaputra (Akademisi Unismuh Makassar), Hasanuddin (Politisi PPP/Ketua KNPI Daerah), dan Rizal Pauzi (Direktur Polinet).

Akademisi Unismuh Makassar, Hadisaputra, mengatakan, buku tersebut menuliskan perjalanan hidup Presiden Joko Widodo yang berawal dari kelas bawah.

“Buku ini menawarkan kisah, cerita (Presiden Jokowi). Misalnya narasi-narasi kesederhanaan, kepedulian, itukan menceritakan tentang awal munculnya Pak Jokowi,” kata Hadi dalam Bedah Buku itu.

Hadi mengatakan, membaca buku tersebut berhasil membangun narasi tentang kebijakan Jokowi yang dirasakan masyarakat banyak.

“Buku ini mengatakan, Jokowi sukses membangun sektor ekonomi, sektor Wisata. Di bab 6. Jokowi sukses membangun insfratruktur secara berkelanjutan. Ada niat baik jokowi dalam membangun Infrastruktur,” ujarnya.

Hadi menilai, selain komitmen reformasi agraria dan pemerataan energi di Indonesia, Jokowi juga berhasil menumbuhkan Pendidikan melalui sejumlah kebijakan.

“Jokowi menjadikan pendidikan sebagai mengubah nasib. Sekolah membutuhkan sepatu baju untuk sekolah, maka muncullah Kartu Indonesia Pintar (KIP),” terangnya.

Selain itu, ia pun menyoroti karakteristik buku melalui gaya bahasa penulis, yaitu Darmawan Prasodjo.

“Penulis buku ini merupakan teknokrat. Buku ini ditulis secara renyah dengan target pembaca sebanyak mungkin,” ungkapnya.

Sementara, Politisi PPP, Hasanuddin, menuturkan, isi buku tersebut berhasil menggambarkan arah politik mantan pengusaha mebel tersebut.

“Buku ini cukup menjelaskan cara pandang politik Pak Jokowi. Politik itu baik tergantung cara pandang kita. Di buku mengajarkan untuk optimis,” tuturnya.

Direktur Polinet, Rizal Fauzi, mengkritisi muatan buku tersebut, untuk menyempurnakan isi buku tersebut.

“Walaupun buku ini menuliskan banyak keberhasilan Jokowi, mestinya buku ini juga mencatat kegagalan Jokowi, sehingga terkesan imbang dan menarik. Sehingga orang tahu Jokowi bukan pemimpin yang muncul secara tiba-tiba atau ekspres,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top