search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemerintah Larang Semua Bentuk Mudik Termasuk Aglomerasi

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 06 Mei 2021 23:00
Prof Wiku Adisasmito. foto: istimewa
Prof Wiku Adisasmito. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Pemerintah secara tegas melarang semua bentuk mudik Lebaran. Bahkan, larangan ini berlaku di semua wilayah, tanpa pengecualian.

Keputusan ini mengubah aturan sebelumnya, dimana ada ketentuan wilayah aglomerasi.

“Untuk memecah kebingungan soal mudik lokal dan aglomerasi, pemerintah melarang apa pun bentuk mudik dalam satu kabupaten/kota atau wilayah aglomerasi,” kata Prof Wiku Adisasmito, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 saat jumpa pers virtual, Kamis (6/5/2021).

Wiku menjelaskan, hal ini dilakukan demi membatasi mobilitas warga secara penuh. Dengan keputusan ini, akan ada pemeriksaan juga di titik-titik aglomerasi.

Dengan urgensi mencegah dengan maksimal interaksi fisik sebagai cara transmisi virus dari satu orang ke orang lain.

“Nantinya prasyarat pelaku perjalanan dengan syarat khusus akan diperiksa satu per satu di pintu kedatangan terminal atau kedatangan penumpang, pelabuhan sungai, danau dan penyeberangan,” jelasnya.

“Pemeriksaan ada di rest area, perbatasan kota besar, dan titik penyekatan wilayah aglomerasi,” tambahnya.

Wiku menekankan, kegiatan non mudik khususnya dalam kegiatan esensial tidak perlu melakukan melalui penyekatan.

Sebelumnya, aglomerasi diatur dalam Permenhub No PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Masa Idulfitri 1442 H/2021 M.

Dalam Permenhub itu, delapan wilayah aglomerasi yang bebas larangan mudik Lebaran 2021 mencakup 37 kota.

Rinciannya sebagai berikut:

1. Medan, Binjai, Deliserdang, dan Karo
2. Jabodetabek: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi
3. Bandung Raya: Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat
4. Jogja Raya: Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul
5. Demak, Ungaran, dan Purwodadi
6. Solo Raya: Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen
7. Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo
8. Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top