search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tunanetra Juara Hifdzil Qur’an 30 Juz Dipercaya Tetapkan Tuan Rumah STQH XXXIII

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 09 Juni 2021 11:00
STQH. Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan kepercayaan kepada Hafizah yang seorang tunanetra Masyita Putri Nashira memilih kertas untuk menentukan tuan rumah STQH XXXIII Tingkat Provinsi Sulsel yang akan berlangsung pada 2023 mendatang pada penutupan STQH Tingkat Provinsi Sulsel XXXII Tahun 2021 di pelataran Masjid Agung, Kabupaten Sidrap, Senin (7/6/2021) malam. foto: humas pemprov sulsel
STQH. Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan kepercayaan kepada Hafizah yang seorang tunanetra Masyita Putri Nashira memilih kertas untuk menentukan tuan rumah STQH XXXIII Tingkat Provinsi Sulsel yang akan berlangsung pada 2023 mendatang pada penutupan STQH Tingkat Provinsi Sulsel XXXII Tahun 2021 di pelataran Masjid Agung, Kabupaten Sidrap, Senin (7/6/2021) malam. foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, SIDRAP – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengumumkan tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XXXIII Tingkat Provinsi Sulsel yang akan berlangsung pada 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan pada pelaksanaan penutupan STQH Tingkat Provinsi Sulsel XXXII Tahun 2021 di pelataran Masjid Agung, Kabupaten Sidrap, Senin (7/6/2021) malam.

Terdapat dua nominasi dari permintaan kepala daerah di wilayah itu, yakni Kabupaten Kepulauan Selayar dan Luwu Utara.

Untuk menentukan itu, Andi Sudirman memanggil salah satu Hafizah yang seorang tunanetra perwakilan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). Perempuan yang bernama Masyita Putri Nashira pun diarahkan memilih kertas tergulung yang berisi nama calon tuan rumah.

Alhasil, dari kertas yang dipilih Juara I Hifdzil Qur’an 30 Juz Kategori Putri, maka terpilihlah Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai tuan rumah.

“Alhamdulillah, sudah ditetapkan Pelaksanaan STQH tingkat provinsi XXXIII tahun 2023 akan berlangsung di Kabupaten Kepulauan Selayar,” katanya.

Sementara, untuk tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 tahun 2022 akan berlangsung di Kabupaten Bone.

Pelaksanaan STQH ini, kata Andi Sudirman, sebagai momentum terbaik untuk menghadirkan syiar Islam dan juga pembentukan karakter akhlak serta bagaimana menuju masyarakat madani.

Ia pun berharap, capaian ini terus mendorong para penghafal Al Qur’an dan Hadis untuk terus belajar lebih baik lagi. Serta mendorong generasi yang memiliki moral kepemimpinan yang baik.

“Tunjukkan bahwa kami adalah orang-orang yang teladan, kita adalah generasi terbaik yang berakhlak,” tegasnya.

Terpisah, salah satu peserta yang juga sebagai Juara I Hifdzil Qur’an 30 Juz Kategori Putri, Masyita Putri Nashira, mengaku, bersyukur menjadi yang terbaik dan mempersiapkan diri dengan baik untuk mewakili Sulsel di ajang STQH tingkat nasional.

“Alhamdulillah, bersyukur menjadi juara. Dan akan mempersiapkan diri dengan baik,” sebut siswi SLB Negeri 1 Makassar ini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top