search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Singkirkan Swedia, Andriy Shevchenko Bawa Ukraina Ukir Sejarah

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 30 Juni 2021 21:00
Artem Dovbyk. foto: twitter @euro2020
Artem Dovbyk. foto: twitter @euro2020

Piala Eropa 2020

PLUZ.ID, MAKASSAR – Ukraina mengalahkan Swedia secara dramatis. Mereka berhak lolos ke perempat final Piala Eropa 2020 berkat kemenangan 2-1 yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu atau extra time.

Ukraina akan berhadapan dengan Inggris yang mengalahkan Jerman 2-0.

Kepastian itu didapat seusai Ukraina mengalahkan Swedia pada babak 16 besar Piala Eropa 2020 yang berlangsung di Hampden Park, Glasgow, Skotlandia, Rabu (30/6/2021) dini hari WITA.

Laga Swedia vs Ukraina Itu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Ukraina.

Ukraina unggul lebih dulu lewat tendangan spektakuler Oleksandr Zinchenko di menit ke-27.

Swedia lantas menyamakan skor sebelum jeda, tepatnya di menit ke-43 melalui sepakan Emil Forsberg. Skor 1-1 bertahan sampai 90 menit, sehingga laga dilanjutkan ke babak tambahan.

Kedua tim bermain alot di babak tambahan, bahkan ketika Swedia kehilangan pemain karena kartu merah. Ukraina pada akhirnya mengunci kemenangan di masa injury time babak tambahan melalui Artem Dovbyk pada menit ke-121.

Dengan kemenangan ini, Ukraina melaju ke perempat final Piala Eropa 2020 dan selanjutnya akan menghadapi Inggris.

Keberhasilan Zbirna, julukan Ukraina, ke babak perempat final Piala Eropa 2020 menjadi catatan sejarah.

Hal ini tidak lepas dari sang pelatih, Andriy Shevchenko. Semasa aktif bermain, Andriy Shevchenko adalah seorang striker hebat. Kini, sebagai pelatih, ia sukses membawa Ukraina mengukir sejarah di Piala Eropa 2020.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Ukraina sukses menembus perempat final Piala Eropa.

Pada dua edisi Piala Eropa sebelumnya, Ukraina selalu gugur pada babak penyisihan grup. Sementara itu, dari edisi 1996 hingga 2008, mereka bahkan tak sanggup lolos ke putaran final.

Kesuksesan Ukraina melangkah hingga perempat final Piala Eropa 2020 tak bisa lepas dari tangan dingin Andriy Shevchenko di kursi pelatih.

Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Shevchenko merupakan pemain kelas dunia.

Andriy Shevchenko. foto: twitter @euro2020

Ia adalah seorang legenda dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Ukraina.

Sheva, sapaan akrabnya, mengawali karier di klub top Ukraina, Dynamo Kyiv. Selama lima musim, dari 1994 hingga 1999, ia sukses membukukan 94 gol dari 166 penampilan di semua kompetisi.

Selepas dari Dynamo Kyiv, Shevchenko pindah ke AC Milan dan menegaskan statusnya sebagai salah satu striker top di Benua Biru.

Tujuh musim berseragam AC Milan, Sheva berhasil meraih satu scudetto Serie A, satu Coppa Italia, dan satu trofi Liga Champions. Ia juga sukses menyabet gelar Ballon d’Or 2004.

Usai tujuh musim memperkuat AC Milan, Shevchenko lalu mencicipi kompetisi Liga Inggris bersama Chelsea. Namun, kariernya tak berjalan mulus di sana.

Sheva kembali ke Dynamo Kyiv pada 2009 lalu gantung sepatu di klub masa kecilnya itu pada 2012.

Setelah pensiun dari sepak bola, Andriy Shevchenko sempat terjun ke dunia politik. Namun, takdir rupanya lebih memilih Sheva melanjutkan karier di sepak bola.

Ia menjadi asisten pelatih timnas Ukraina dari 16 Februari 2016 hingga 15 Juli 2016. Setelah itu, ia diangkat menjadi pelatih kepala menggantikan Mykhaylo Fomenko usai gelaran Piapa Eropa 2016.

Meski gagal ke Piala Dunia 2018, penampilan Ukraina di bawah asuhan Shevchenko dinilai cukup menjanjikan.

Ukraina tampil impresif pada Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan menjadi juara Grup B, mengungguli juara Piala Eropa 2016, Portugal.

Pada Piala Eropa 2020 kali ini, Ukraina lolos ke babak 16 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Mereka berada di posisi keempat alias slot terakhir tim peringkat ketiga terbaik.

Lolosnya Ukraina sedikit terbantu oleh kekalahan 0-2 yang diderita Finlandia dari Belgia. Hal ini membuat Ukraina unggul selisih gol atas Finlandia di klasemen akhir tim peringkat ketiga terbaik.

Meski ‘hanya’ lolos sebagai tim peringkat ketiga terbaik, Ukraina nyatanya tak bisa dipandang sebelah mata. Pada babak 16 besar, Swedia yang merupakan juara Grup E pun mereka singkirkan.

Kini, tantangan lebih berat sudah menanti Ukraina dan Andriy Shevchenko. Pada perempat final Piala Eropa 2020, Ukraina akan menghadapi Inggris yang sebelumnya sukses menyingkirkan Jerman.

Susunan pemain:

Swedia: Robin Olsen; Mikael Lustig (Emil Krafth 83′), Victor Lindelof, Marcus Danielson, Ludwig Augustinsson (Bengtsson 83′); Sebastian Larsson (Victor Claesson 97′), Albin Ekdal, Kristoffer Olsson (Olsson 101′), Emil Forsberg; Dejan Kulusevski (Robin Quaison 97′), Alexander Isak (Marcus Berg 97′)

Ukraina: Georgi Bushchan; Oleksandr Karavayev, Sergey Kryvtsov, Illia Zabarnyi, Mykola Matviyenko; Taras Stepanenko (Yevhen Makarenko 95′), Serhiy Sydorchuk (Bezus 87′), Oleksandr Zinchenko; Andriy Yarmolenko (Artem Dovbyk 105′), Roman Yaremchuk (Artem Besedin 89′ (Vikor Tsygankov 101)), Mykola Shaparenko (Ruslan Malinovskyi 61′). (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top