search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

PPKM Diperpanjang hingga 20 Juli, Danny Pomanto: Perintah Negara

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 06 Juli 2021 23:00
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Hari ini, Selasa (6/7/2021), Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Nomor: 443.01/334/S.Edar/kesbangpol/VII/2021 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada masa Covid-19 di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan, surat edaran ini adalah tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 17 Tahun 2021 tanggal 5 Juli 2021 yang harus diikuti pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Saat ini sesuai data dari pemerintah pusat Kota Makassar masuk dalam zona oranye.

Dimana dalam Inmendagri 17 tersebut dijelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar untuk zona merah dan oranye dilakukan secara online.

Untuk kegiatan perkantoran di zona merah dan oranye 75 persen Work From Home (WFH) dan 25 persen Work From Office.(WFO). Sementara di zona selain merah dan oranye 50 persen WFH dan 50 persen WFO.

Untuk kegiatan makan minum di tempat masih diperbolehkan sebanyak 25 persen dan beroperasi maksimal sampai pukul 17.00 waktu setempat. Kegiatan mal juga masih diperbolehkan sebanyak 25 persen dengan jam operasional sampai pukul 17.00.

Pelaksanaan ibadah di zona merah dan oranye ditiadakan. Sementara, di zona selain merah dan oranye mengikuti aturan dari Kementerian Agama (Kemenag). Lalu untuk kegiatan kemasyarakatan di zona oranye dan merah ditutup.

“Kami dari Pemerintah Kota Makassar harus menjalankan Inmedagri Nomor 17 ini, dengan tindak lanjut surat edaran wali kota kepada seluruh warga masyarakat Kota Makassar dengan beberapa poin yang telah dijelaskan,” ujarnya.

“Saya merasakan hal yang sama seperti masyarakat rasakan bahwa situasi ini tidak nikmat, dan kami tidak bisa melakukan modifikasi terhadap aturan-aturan tersebut,” tambahnya.

“Untuk pelaksanaan ibadah di rumah ibadah Saya akan turunkan Detektor dalam minggu ini, untuk beri penilaian untuk status masing-masing RT. Apakah RT-nya hijau, kuning, oranye, merah atau hitam. Maka kalau kondisi RT nya orange, merah, apalagi hitam, maka tentunya itu pasti ditutup, akan tetapi kalau RT-nya itu kuning dan hijau, maka kita akan buka kembali rumah ibadah di RT tersebut,” sambung Danny Pomanto. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top