search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Suap Nurdin Abdullah, Agung Sucipto Dituntut 2 Tahun Penjara

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 14 Juli 2021 21:00
Agung Sucipto. foto: istimewa
Agung Sucipto. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terdakwa penyuap Nurdin Abdullah (NA), Agung Sucipto dua tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider enam bulan penjara.

“Dalam tuntutan tadi ada fakta meringankan dan memberatkan, memang ancamannya maksimal 5 tahun,” ujar M Asri Irwan JPU KPK di Ruang Sidang Utama, Prof Harifin A Tumpa, Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Selasa (13/7/2021).

Agung Sucipto dikenakan Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 5 (1) UU Tipikor Jo Pasal 64 (1) KUHP, dengan ancaman penjara minimal satu tahun dan maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp250 juta.

Hal ini karena JPU menganggap terjadi perbuatan berlanjut terhadap pasal 5, yaitu pemberian suap secara berulang yang dilakukan Agung Sucipto.

Namun, kata Asri, karena selama persidangan terdakwa berlaku sopan dan sangat kooperatif, maka diputuskan untuk melayangkan tuntutan selama dua tahun, dengan denda Rp250 juta subsider enam bulan, dikurangi lamanya penahanan terdakwa.

“Alasan pemberatnya itu, karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah terkait reformasi birokrasi. Namun, selama persidangan terdakwa bertindak kooperatif, sehingga membantu proses persidangan,” jelasnya.

Agung Sucipto hadir secara virtual di Lapas Kelas I Makassar, didampingi dua kuasa hukumnya, Denny Kailimang dan Bambang Hartono.

Sementara, JPU KPK adalah M Asri Irwan, Januar Dwi Nugroho, Andri Lesmana, dan Yoyo Fiter. Agenda selanjutnya, sidang pembacaan pledoi atau pembelaan terdakwa Agung Sucipto bakal digelar, Kamis (22/7/2021) mendatang. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top