search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wali Kota Makassar Bersama Forkopimda Evaluasi Satgas Detektor

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 15 Juli 2021 13:00
PIMPIN RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdan Pamanto, memimpin Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Makassar Recover bersama Forkopimda, tim Makassar Recover, Master Covid, dan jajaran lingkup Pemkot Makassar secara virtual, Selasa (13/7/2021). foto: istimewa
PIMPIN RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdan Pamanto, memimpin Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Makassar Recover bersama Forkopimda, tim Makassar Recover, Master Covid, dan jajaran lingkup Pemkot Makassar secara virtual, Selasa (13/7/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sejak mulai bertugas Sabtu (10/7/2021) lalu, Satgas Detektor menuai banyak kritikan. Tidak hanya dari masyarakat, tapi juga dari kalangan akademisi, musisi, hingga ahli medis.

Banyak yang khawatir, keberadaan Tim Detektor justu malah membawa virus, sebab bertugas secara mobile dari rumah ke rumah.

Hal itu menyebabkan kontroversi di tengah masyarakat. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, tak tinggal diam. Ia pun langsung Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Makassar Recover bersama Forkopimda, tim Makassar Recover, Master Covid, dan jajaran lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar secara virtual.

Mereka membahas keluhan masyarakat, diantaranya banyak yang tidak mengetahui program Tim Detektor, sehingga warga yang dikunjungi sempat merasa kaget, tak sedikit juga yang menolak.

Tak hanya itu, foto tim detektor yang tidak mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) selama bertugas banyak beredar dan memenuhi beranda sosial media.

Kapolrestabes Kota Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, angkat bicara. Menurutnya, program ini menyasar RT/RW dan tanggung jawab di setiap wilayah berada pada Camat dan Lurah.

“Program yang digagas pak wali ini kami dukung dan support penuh, karena kita ingin memutus rantai Covid-19. Tapi timbulnya keresahan masyarakat karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan Camat dan Lurah kepada warganya,” ucap Witnu dalam rakor via Zoom, Selasa (13/7/2021).

Witnu pun meminta Camat dan Lurah untuk maksimal bekerja untuk mensukseskan Makassar Recover. Ia pun mengaku, akan mendukung penuh program tersebut.

“Kami Polri ikut mengawal. Ini perlu sinergitas antara pemerintah dan aparat setempat. Jika ada keluhan sama-sama kita carikan solusinya,” sebut Witnu.

Senada dengan Komandan Kodim (Dandim) 1408/BS Makassar, Kolonel Kav Dwi Irbaya. Menurutnya, sinergitas perlu dibangun, sehingga tidak ada kesenjangan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Camat dan Lurah harus lebih agresif membuat warga paham tujuan Tim Detektor turun mentracing warga di tengah pandemi. Pak Wali harus lebih sering memonitoring kinerja bawahannya,” jelas Dwi Irbaya.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, pun berterima kasih atas saran dan masukan dari Forkopimda.

“Sudah dua hari ini kita lakukan evaluasi dan memang dari awal saya turun sudah banyak menemukan ketidakwajaran. Tapi hari pertama saya maafkan. Saya sudah peringati semua Camat dan Lurah untuk memaksimalkan kinerjanya. Camat dan Lurah di sini yang memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada warga terkait program kita ini. Karena biar bagaimana pun, ini untuk warga juga, kita turun melakukan deteksi awal status kesehatan warga. Kalau ada indikasi terpapar Covid-19, bisa segera kita tindak lanjuti,” jelas Danny. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top