Wali Kota Makassar Target Isolasi 10 Hari
PLUZ.ID, MAKASSAR – Inovasi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, untuk memanfaatkan kapal KM Umsini sebagai tempat Isolasi Apung Terpadu bagi masyarakat terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) dan gejala ringan secara resmi dimanfaatkan, Senin (2/8/2021).
Sebanyak kurang lebih 100 pasien terpapar dari 47 puskesmas se-Kota Makassar menaiki KM Umsini dan akan berlabuh di depan Pulau Lae-lae.
Danny Pomanto bersama Forkopimda Makassar menyaksikan secara langsung pasien juga tenaga medis yang sedang berjuang untuk sembuh.

NAIK KAPAL. Pasien tanpa gejala Covid-19 menaiki kapal KM Umsini sebagai tempat Isolasi Apung Terpadu, Senin (2/8/2021). foto: istimewa
“Hari ini secara resmi KM Umsini sudah bisa dimanfaatkan untuk warga Makassar yang terpapar Covid-19 dan tidak bergejala. Besar harapan masa isolasi berkisar 5-10 hari dan bisa sembuh, sehingga bisa kembali menjalani aktivitasnya kembali,” harapnya.
Danny mengatakan, konsep Isolasi Apung Terpadu diharapkan dapat mempercepat proses penyembuhan pasien di atas kapal.
“Isolasi Apung Terpadu menghadirkan konsep recovery, training motivasi serta olahraga dan rekreasi. Konsep ini dipadukan agar tidak ada kejenuhan selama masa isolasi yang tentunya dalam pengawasan dan pendampingan tenaga medis secara ketat, ujar Danny.

NAIK KAPAL. Pasien tanpa gejala Covid-19 menaiki kapal KM Umsini sebagai tempat Isolasi Apung Terpadu, Senin (2/8/2021). foto: istimewa
Adapun paket yang diberikan kepada setiap peserta, yakni masker, vitamin, dan jus Tradsar. Untuk jus Tradsar sendiri merupakan minuman herbal Makassar yang telah memiliki izin BPOM dan di percaya dapat mengobati Covid-19.
Sementara, dari total jumlah peserta isolasi yang yang telah masuk banyak diantaranya berasal dari kluster keluarga.
“Jangan anggap enteng gejala biasa yang menyerupai flu. Sebaiknya memeriksakan diri sebelum terlambat. Kondisi hari ini menunjukkan kluster keluarga mendominasi dan menjadi urutan atas penyebaran Covid-19,” tegas Danny. (***)