search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Bangkit dari Pandemi, Menparekraf Ajak Masyarakat Perkuat Kegiatan Kemanusiaan

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 07 Agustus 2021 18:00
DONOR. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat kegiatan 'Donor Darah dan Plasma Konvalesen bersama Ikatan Alumni ITB' di PMI DKI Jakarta, Jumat (6/8/2021). foto: istimewa
DONOR. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat kegiatan 'Donor Darah dan Plasma Konvalesen bersama Ikatan Alumni ITB' di PMI DKI Jakarta, Jumat (6/8/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak masyarakat untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan sebagai salah satu upaya bersama untuk bangkit dari pandemi, sehingga dapat kembali menggerakkan ekonomi dengan terciptanya kembali peluang kerja.

Sandiaga Uno saat kegiatan ‘Donor Darah dan Plasma Konvalesen bersama Ikatan Alumni ITB’ di PMI DKI Jakarta, Jumat (6/8/2021), mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan dampak luar biasa terhadap perekonomian masyarakat. Termasuk di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, sebagai salah satu sektor yang terdampak keras pandemi.

Karenanya ia mengajak masyarakat untuk terus bergerak bersama, berkolaborasi menghadirkan kegiatan dan upaya yang dapat membantu aspek sosial dan kemanusiaan.

“Kita perlu untuk terus meningkatkan kolaborasi. Bahwa kita tidak akan bisa mengatasi pandemi tanpa adanya kolaborasi,” katanya.

Sandiaga pun mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Ikatan Alumni ITB bersama PMI DKI Jakarta yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan donor darah. Termasuk donor plasma konvalesen yang saat ini banyak dibutuhkan masyarakat dalam membantu penanganan Covid-19. Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga berkesempatan melakukan donor darah.

“Hari ini kita lihat kolaborasi multi-agensi, baik dari dunia usaha, pemerintah pusat dan daerah, komunitas, serta masyarakat,” katanya.

Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf juga memiliki program untuk pemenuhan aspek sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak. Berkolaborasi dengan industri, Kemenparekraf menghadirkan sentra vaksinasi di 6 PTNP dan 3 Badan Otorita Pariwisata di bawah naungan Kemenparekraf serta berbagai destinasi wisata.

Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Effendi, menyampaikan, tingkat permintaan masyarakat akan kebutuhan darah serta darah konvalesen di masa pandemi Covid-19 semakin meningkat. Bulan lalu, permintaan plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta mencapai 7.000 orang. Namun kemampuan PMI DKI Jakarta masih 3.000 kantong plasma.

“Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih. PMI akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan darah dan juga plasma konvalesen,” kata Rustam Effendi.

Sementara, Ketua IA-ITB, Akhmad Syarbini, mengatakan, kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI memasuki kegiatan ketiga dari target penyelenggaraan di 100 kota. Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan termasuk kegiatan yang dapat menopang pemulihan ekonomi masyarakat.

“Kita akan membuka pusat-pusat kuliner yang dapat membantu meningkatkan peran UMKM. Termasuk kami juga akan mengoptimalkan restoran yang dimiliki alumni kita di Labuan Bajo untuk dapat kita kembangkan bersama-sama,” kata Akhmad Syarbini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top