search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Polda Sulsel Gagalkan Peredaran 40 Kg Sabu dan 4.000 Butir Ekstasi

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 26 Agustus 2021 23:00
JUMPA PERS. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan (tengah), memimpin jumpa pers Polda Sulsel terkait pengungkapan narkotika jenis sabu sebanyak 40 Kg dan 4.000 butir ekstasi. foto: istimewa
JUMPA PERS. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan (tengah), memimpin jumpa pers Polda Sulsel terkait pengungkapan narkotika jenis sabu sebanyak 40 Kg dan 4.000 butir ekstasi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulsel berhasil melakukan tangkapan besar sekaligus menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah banyak.

Yaitu, sebanyak 40 Kilogram (Kg) narkotika jenis sabu-sabu dan 4.000 butir ekstasi.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan, menjelaskan, pengungkapan berawal dari laporan informasi penyelidikan Tim Khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda Sulsel tentang adanya peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Makassar.

“Awalnya, Timsus (Ditresnarkoba Polda Sulsel) menangkap pelaku RL, Rabu (25/8/2021), di salah satu hotel di Makassar dan dari hasil interogasi diketahui, akan ada transaksi narkotika di salah satu hotel lainnya,” papar Zulpan saat melakukan jumpa pers di Ruang Lobi Mapolda Sulsel, Kamis (26/8/2021) .

Zulpan didampingi Wadir Narkoba Polda Sulsel dan Kasubdit Penmas Polda Sulsel, menjelaskan, Timsus yang dipimpin langsung Dirresnarkoba Polda Sulsel Kombes Pol La Ode Aries Elfatar didampingi Kanit Timsus Kompol Rafiuddin selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil menangkap SY (37) seorang sopir truk, warga Jl Gang Mulia, Kecamatan Sungai Jinga, Banjar Utara, Kalsel dan JA (24) warga Makassar.

Selanjutnya, kata Zulpan, saat aparat menangkap SY, juga ditemukan dalam penguasaannya pada sebuah kamar hotel barang bukti berupa satu tas koper berisi 30 bungkus sabu, satu bungkus ekstasi berisi 2.000 butir, dan barang bukti lainnya berupa handphone dan mobil.

Ditambahkan, dari interogasi terhadap SY, diketahui masih ada barang bukti berupa sabu di rumahnya Kompleks Griya Harapan Pampang, Makassar, sehingga pada saat itu juga Timsus Ditresnarkoba Polda Sulsel melakukan penggeledahan pada rumah tersebut dan kembali ditemukan sepuluh bungkus sabu, satu bungkus ekstasi berisi 2.000 butir, dan juga diamankan sebuah mobil truk.

“Jadi dalam pengungkapan ini secara keseluruhan aparat Ditresnarkoba Polda Sulsel berhasil menggagalkan peredaran 40 Kg sabu dan 4.000 butir ekstasi,” jelasnya.

Zulpan yang memimin jumpa pers ini, mengungkapkan, pelaku SY sudah bekerja sebagai kurir sabu sejak awal Maret 2021 dan melakukan pengantaran sabu dalam sebulan sebanyak satu sampai dua kali.

Dalam kesempatan ini, Kabid Humas juga mengatakan, pengungkapan 40 Kg sabu dan 4.000 butir ekstasi di Makassar sangat diapresiasi Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam.

Zulpan menyampaikan harapan Kapolda Sulsel agar kasus ini, diusut hingga tuntas, dengan memburu pelaku pelaku lain yang terlibat.

Pada akhir keterangannya, Zulpan mengatakan, para pelaku cukup bukti melakukan tindak pidana dengan cara menawarkan untuk dijual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan satu dan atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan satu jenis sabu, dan atau percobaan permufakatan jahat tindak pidana narkotika golongan satu jenis sabu dan ekstasi, sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1), Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top