search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Prof Husain Syam Sampaikan Perkembangan UNM ke Presiden

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 31 Agustus 2021 10:00
SILATURAHMI. Rektor UNM Prof Dr Ir Husain Syam MTP IPU ASEAN Eng menerima kunjungan silaturahmi Juru Bicara Presiden RI Mochammad Fadjroel Rachman, Senin (30/8/2021). foto: istimewa
SILATURAHMI. Rektor UNM Prof Dr Ir Husain Syam MTP IPU ASEAN Eng menerima kunjungan silaturahmi Juru Bicara Presiden RI Mochammad Fadjroel Rachman, Senin (30/8/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Juru Bicara Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, Mochammad Fadjroel Rachman, melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Negeri Makassar (UNM), Senin (30/8/2021).

Kunjungan tersebut diterima secara resmi Rektor UNM, Prof Dr Ir Husain Syam MTP IPU ASEAN Eng, para wakil rektor, dekan, dan pimpinan lembaga.

Prof Husain Syam merasa bahagia atas kunjungan Fadjroel Rachman yang menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi ke UNM.

Pada kesempatan ini, Prof Husain Syam menyampaikan sejumlah program dan perkembangan UNM di masa pandemi, diantaranya adalah program vaksinasi yang telah dilaksanakan beberapa kali yang diperuntukkan bagi para dosen, pegawai, mahasiswa, dan masyarakat umun, dengan berkolaborasi dengan instansi pemerintahan.

Selain itu, Prof Husain Syam juga mengungkapkan kerisauan dan kepada Juru Bicara Presiden ini, ia meminta agar pemerintah memberikan perhatian lebih dalam pembangunan gedung UNM.

“Sambutan yang hangat dari kami, izinkan saya menyampaikan kegelisahan ini, Pak Presiden sudah mencanangkan penyelesaian gedung mangkrak selesai pada 2023, di UNM ini ada tiga gedung mangkrak, kami sudah selesaikan admistrasinya untuk bisa dilanjutkan, mudah-mudahan ini bisa disampaikan, sehingga bisa dikerjakan,” ungkapnya.

Sementara, Fadjroel Rachman mengatakan, kunjungan silaturahmi tersebut bagian dari posisinya sebagai Juru Bicara Presiden yang ditugaskan dalam menyerap aspirasi menyerap kritik dan membangun dialog kepada seluruh komponen, kelompok masyarakat.

“Tugas saya sekarang ini untuk bersilaturahmi kepada seluruh stakeholder, termasuk akademisi. Bertemu menyerap aspirasi, menyerap kritik juga, tentu ada dialog di dalamnya, untuk kemudian memberikan analisis dan rekomendasi kepada Presiden,” ungkapnya.

Fadjroel Rachman juga menyampaikan pesan dari Presiden dalam kunjungan tersebut, Indonesia mesti mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) standar kulitas global, upaya menuju Indonesia Emas 2045.

Namun, menurut analisis yang ada pandemi Covid-19 yang mewabah ke seluruh dunia bisa saja mempercepat Indonesia Emas di tahun 2030, karena itu, Presiden mendorong agar perguruan tinggi terus melakukan persiapan dalam menciptakan SDM yang berkualitas global.

“Yang menjadi poin utamanya yang Pak Presiden ingin sampaikan, tolong dikabarkan dan cari kritik dan masukan terkait prioritas pembangunan SDM ini, bisa terlaksana, supaya bonus demografi ini, bisa kita lalui dengan menyiapkan SDM yang berkulitas global. Inilah yang mengisi Indonesia Emas,” ungkapnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top