search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Nurul Hidayat Tekankan Pentingnya Pemberian ASI Eksklusif

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 02 September 2021 21:00
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat, melaksanakan sosialisasi Perda Kota Makassar Nomor 3 tahun 2016 tentang Pemberian ASI Eksklusif di Hotel Pesonna Makassar, Kamis (2/9/2021). foto: istimewa
SOSIALISASI PERDA. Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat, melaksanakan sosialisasi Perda Kota Makassar Nomor 3 tahun 2016 tentang Pemberian ASI Eksklusif di Hotel Pesonna Makassar, Kamis (2/9/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat, melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 3 tahun 2016 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif di Hotel Pesonna Makassar, Kamis (2/9/2021).

Pada kesempatan ini, Nurul Hidayat memaparkan manfaat ASI ke peserta sosialisasi perda.

Menurutnya, pemberian ASI kepada anak dapat menjadi cara diet alami bagi perempuan.

“Tidak hanya itu, manfaat dari pemberian ASI ini, bisa meminimalisir potensi kanker payudara,” ungkap Nurul Hidayat.

Tak berhenti di situ, Politis Golkar ini, menjelaskan, pemberian ASI secara eksklusif lebih memudahkan ibu, utamanya saat malam tiba.

“Kita bayangkan, kalau kita beri susu formula ke anak, merepotkan. Setiap malam bangun mencuci botol lalu membuat susu. Kalau ASI, saat anak menangis di malam hari, simpel,” jelasnya.

Saking pentingnya ASI, Nurul mengatakan, pemerintah membuat Perda Pemberian ASI Eksklusif. Diharapkan, masyarakat menjadi sadar, sehingga menciptakan generasi berkualitas apalagi didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM).

“ASI membuat anak menjadi cerdas dan tidak gampang sakit. Kita harap peserta kegiatan ini menyebarluaskan Perda ASI ini, sehingga masyarakat tahu pentingnya ASI,” katanya.

Sementara, Narasumber Kegiatan, Hadrawati Razak menyampaikan, pemberian ASI telah dibahas dalam Al Qur’an. Dimana disebutkan ibu wajib memberikan ASI selama dua tahun.

“ASI ini penting, karena itu pemerintah menetapkan perda soal ASI. Kita harap masyarakat ikut membantu sebar luaskan ini regulasi,” tegas Hadrawati.

Pada kesempatan ini, Hadrawati menjelaskan, pentingnya pemberian ASI sedini mungkin. Sebab, latar belakang adanya perda ini, agar meminimalisir angka kematian bayi.

“Sebanyak empat juta bayi baru lahir, meninggal setiap tahunnya. Sehingga, untuk menurunkan angka tersebut dengan intervensi kesehatan ibu. Jadi, sehat ibunya, ASI-nya bagus, maka Insya Allah, sehat anaknya,” papar Hadrawati. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top