search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Bongkar Muat Peti Kemas di MNP Capai 132.798 TEUs

doelbeckz - Pluz.id Senin, 25 Oktober 2021 23:00
BONGKAR MUAT. Aktivitas bongkar muat peti kemas di Makassar New Port (MNP). foto: istimewa
BONGKAR MUAT. Aktivitas bongkar muat peti kemas di Makassar New Port (MNP). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV mencatat aktivitas bongkar muat peti kemas di Makassar New Port (MNP) terus bertumbuh. Dengan kedalaman kolam dermaga -16.0 mLWS, MNP dapat melayani kapal-kapal besar.

PMO Investasi Regional Head 4 PT Pelindo, Arwin, mengatakan, tahun 2019 lalu aktivitas bongkar muat peti kemas di MNP mencapai total sebanyak 98.159 TEUs, sejak Tahap I A diresmikan pada 2 November 2018.

“Kemudian di tahun 2020 tumbuh menjadi 130.502 TEUs, dan meningkat lagi jadi 132.798 TEUs pada posisi 30 September 2021 atau di triwulan III tahun ini,” ujar Arwin melalui keterangan resmi, Senin (25/10/2021).

Arwin menyebutkan, dengan kedalaman kolam dermaga saat ini yang sudah -16.0 mLWS, Makassar New Port memang dibangun untuk pelabuhan kelas internasional.

Sementara, terkait pembangunan akses jalan tol Makassar New Port, kata Arwin, saat ini telah memasuki tahap persiapan. PT Pelindo sebagai pemilik proyek sudah melakukan sosialisasi kepada warga di dua kelurahan yang terkena dampak pembangunan tersebut.

Menurutnya, jalan tol menuju Makassar New Port merupakan rencana strategis pembangunan pemerintah pusat yang akan dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sedangkan untuk pembebasan lahan dilaksanakan PT Pelindo.

“Jalan tol dengan panjang sekitar 2 Km ini, merupakan perpanjangan jalan tol eksisting menuju MNP. Dibutuhkan biaya kurang lebih Rp50 miliar hingga Rp60 miliar untuk sekitar 1 Km lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan akses jalan tol tersebut,” sebutnya.

Sementara, anggaran untuk pembangunan akses tol itu sendiri, lanjut Arwin, berada di Kementerian PUPR sebagai pihak yang akan membangun akses jalan tol itu.

“Saat ini sedang proses pembebasan lahan. Tahun ini rencana mulai dilakukan pembangunan akses jalan tol,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top