search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Balitbangda Makassar Sosialisasi Lomba Inovasi Daerah

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 17 November 2021 17:00
Andi Bukti Djufrie. foto: istimewa
Andi Bukti Djufrie. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar menggelar sosialisasi lomba inovasi daerah di Hotel Santika Makassar, Rabu (17/11/2021).

Kepala Balitbangda Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menyampaikan, pihaknya mendorong untuk pemberian aspresiasi dan penghargaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang inovatif. Itu, sebagai pemicu lahirnya banyak inovasi.

“Kita lagi gagas pemberian apresiasi dan penghargaan bagi mereka yang inovatif. Sehingga, ASN kita semangat berlomba menciptkan inovasi,” jelas Andi Bukti Djufrie, Rabu (17/11/2021).

Salah satu upaya yang akan dilakukan, sambung Andi Bukti, sapaan akrab Andi Bukti Djufrie, Balitbangda akan melakukan penilaian inovasi daerah melalui supervisi secara periodik dan berkesinambungan. Bentuk kegiatan dengan sosialisasi inovasi daerah Kota Makassar.

“Tahun ini pemkot kembali melaksanakan lomba inovasi daerah. Nantinya, inovasi ini berbasis digital melalui Sistem Information Management Aplication Development Analysis Makassar Innovation atau Sim Adami,” ungkapnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Inovasi Balitbangda Kota Makassar, Khairil, mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya promosi ke masyarakat bahwa Kota Makassar memiliki banyak inovasi.

“Selain itu, ini salah satu bentuk orientasi atau penyebarluasan terhadap inovasi yang ada di kita untuk memperkenalkan kepada khalayak bahwa Kota Makassar mempunyai ratusan inovasi,” kata Khairil.

Di samping itu, kegiatan ini juga merupakan salah bentuk hadiah Balitbangda kepada para inovator yang mengikuti tahapan kompetisi.

“Jadi ketika kita mau mendapatkan reward, berupa uang tunai kemudian ada piala, piagam harus melalui tahapan lomba ini,” ucapnya.

Khairil menambahkan, inovasi yang dihasilkan harus mengacu pada regulasi yang ada di Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, yakni inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan inovasi lainnya.

“Jadi Balitbangda ini hadir di 2017 jadi ada bidang khusus yang menangani inovasi, nah bidang ini kemudian menghimpun inovasi yang ada di SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), kita juga melakukan melakukan pendampingan mulai pembentukan gagasan kemudian menggali ide-ide dan menggali inovasi kemudian didorong implementasi dan pengembangan melalui transformasi informasi,” paparnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top