search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Tanggap Redam Aksi Perang Kelompok

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 24 November 2021 11:00
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menggelar pertemuan dan silaturahmi mencari solusi masalah perang kelompok bersama tokoh-tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Tripika, Lurah, dan Camat Ujung Tanah di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (23/11/2021). foto: istimewa
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menggelar pertemuan dan silaturahmi mencari solusi masalah perang kelompok bersama tokoh-tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Tripika, Lurah, dan Camat Ujung Tanah di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (23/11/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Perang kelompok yang marak terjadi di empat kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Sebagai bentuk perhatiannya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menggelar pertemuan dan silaturahmi mencari solusi masalah perang kelompok bersama tokoh-tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Tripika, Lurah, dan Camat Ujung Tanah di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (23/11/2021).

Setelah menerima informasi dan masukan, terkait masalah perang kelompok, baik dari Ketua RT/RW dan tokoh-tokoh masyarakat, akhirnya Danny Pomanto mengambil beberapa kesimpulan dalam meredam dan mengantisipasi perang kelompok.

“Kita ambil beberapa kesimpulan dalam meredam perang kelompok, yaitu saya mau pasang lampu-lampu di sana, kegiatan kepemudaan juga saya arahkan ke daerah utara. Saya perintahkan setiap Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), bersama tokoh-tokoh masyarakat berdampingan memadamkan api pertikaian,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Danny, pemkot juga akan memasang kamera CCTV di lokasi yang rawan terjadi perang kelompok.

“Setiap pelaku yang melakukan perang kelompok dan terekam kamera kita akan proses secara hukum,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Danny juga mengajak anak-anak di empat kelurahan untuk bertemu, menanyakan apa keinginan mereka.

“Kan mereka perlu didengarkan inikan baru penanganan kita, kita libatkan tokoh masyarakat mempertemukan anak-anak ini, kan baru tergantung tokoh masyarakat yang bujuk, kita pakai sistem, biarkan mereka yang berembuk, pemkot, TNI, dan Polri tinggal mengawal saja,” terang Danny.(***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top