search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Nunung Dasniar Dorong Baca Tulis Al Qur’an Masuk Kurikulum Sekolah

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 24 November 2021 10:00
Nunung Dasniar. foto: istimewa
Nunung Dasniar. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an di Hotel Grand Maleo Makassar, Selasa (23/11/2021).

Pada kesempatan itu, Nunung Dasniar menilai belum ada implementasi terkait realisasi dari regulasi ini. Sehingga, ia mendorong agar baca tulis Al Qur’an masuk dalam kurikulum sekolah.

“Kita ingin DPRD dan Pemkot (Pemerintah Kota) Makassar bersama-sama realisasikan ini perda. Nah, ini kita mau dorong baca tulis Al Qur’an ke kurikulum sekolah,” jelasnya.

Nunung Dasniar menilai, belajar tentang Al Qur’an merupakan hal yang penting. Apalagi, berkaitan dengan masa depan bangsa yang tentu membutuhkan pemuda yang cerdas, tapi memiliki akhlak.

“Sebagai umat muslim, wajib belajar Al Qur’an. Selain itu, diharapkan bisa melahirkan generasi yang membawa berkah untuk Kota Makassar,” ucapnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Muhammad Haerul, menjelaskan, implementasi Perda Baca Tulis Al Qur’an harus melibatkan seluruh stakeholder. Sebab, suksesnya program ini tergantung sinergitas.

“Jadi, untuk menyukseskan baca tulis Al Qur’an ini memang harus ada sinergi terutama camat dan lurah. Termasuk masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, untuk dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan baca tulis Al Qur’an untuk anak-anak. Kemudian, penghayatan untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sangat perlu tanamkan kecintaan terhadap Al Qur’an sejak dini. Selain itu, sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” bebernya.

Harapannya, para peserta untuk lebih memahami Al Qur’an dan salah satu sarananya adalah merealisasikan terlaksananya amanah Perda Kota Makassar nomor 1 tahun 2012 tentang Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an.

“Saya ajak juga peserta agar menyebarluaskan perda ini ke lingkungan masing-masing. Ini bentuk mendukung pemerintah terkait baca tulis Al Qur’an,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top