search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Prof Farida Kutip Ayat Anti Korupsi, Djusman AR Bakar Semangat Garda Tipikor FH Unhas

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 07 Desember 2021 23:00
ANTI KORUPSI. Seminar nasional dalam rangka perayaan Hari Anti Korupsi Sedunia atau Internasional di Aula Baharuddin Lopa Fakultas Hukum Unhas, Senin (6/12/2021). foto: istimewa
ANTI KORUPSI. Seminar nasional dalam rangka perayaan Hari Anti Korupsi Sedunia atau Internasional di Aula Baharuddin Lopa Fakultas Hukum Unhas, Senin (6/12/2021). foto: istimewa

Seminar Nasional Hari Anti Korupsi Sedunia

PLUZ.ID, MAKASSAR – Dekan Fakultas Hukum Unhas Prof Dr Farida Patittingi SH MHum mengutip salah satu ayat dalam Al Qur’an yang terkait tentang pemberantasan korupsi.

Hal tersebut disampaikan Prof Farida Patittingi dalam seminar nasional pada perayaan Hari Anti Korupsi Sedunia/Internasional yang digelar Gerakan Radikal Anti Tindak Pidana Korupsi (Garda Tipikor) di Auditorium Baharuddin Lopa Fakultas Hukum Unhas, Senin (6/12/2021).

“Pribadi kita harus utuh antara perkataan dan perbuatan, seperti yang terkandung dalam ayat suci Al Qur’an surah QS Al Baqarah Ayat 188 yang berbunyi, ‘Dan janganlah kamu makan harta diantara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui’. Sebagai umat beragama kita harus takut,” ucap Prof Farida.

Selain itu, Prof Ida sapaan akrabnya dalam sambutannya juga lebih khusus menyapa Djusman AR dengan sebutan pejuang anti korupsi yang mengakui konsistensi dan keberanian Djusman AR dalam memberantas korupsi.

“Selamat datang adinda Djusman AR selaku pejuang anti korupsi, kita tahu beliau sangat konsisten dan berani dalam memberantas korupsi,” ujarnya.

Gayung bersambut, Penggiat Anti Korupsi, Djusman AR, juga membakar semangat para peserta seminar nasional dengan sejumlah ayat dalam Al Qur’an.

Ia menerangkan, ada sejumlah ayat dalam Al Qur’an yang berkaitan dengan larangan mengambil hak orang lain atau korupsi.

“Tidak ada agama yang membenarkan orang korupsi. Menegakkan pemberantasan korupsi bukan hanya merupakan konsekuensi hidup di negara hukum, bukan hanya amanah Undang-Undang tapi juga perintah agama,” katanya.

“Terdapat 4 ayat dalam Al Quran yakni QS An Nisa ayat 29, QS Al Maidah ayat 38, QS Al Baqarah ayat 188, QS Al Anfal ayat 27,” tambah Djusman.

Berikut 4 Ayat Al-Qur’an tentang larangan korupsi:

1. QS. An-Nisa Ayat 29

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَاۡكُلُوۡۤا اَمۡوَالَـكُمۡ بَيۡنَكُمۡ بِالۡبَاطِلِ اِلَّاۤ اَنۡ تَكُوۡنَ تِجَارَةً عَنۡ تَرَاضٍ مِّنۡكُمۡ‌ ۚ وَلَا تَقۡتُلُوۡۤا اَنۡـفُسَكُمۡ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِك ُمۡ رَحِيۡمًا

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu.”

2. QS. Al-Maidah Ayat 38:

وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقۡطَعُوۡۤا اَيۡدِيَهُمَا جَزَآءًۢ بِمَا كَسَبَا نَـكَالًا مِّنَ اللّٰهِ ؕ وَاللّٰهُ عَزِيۡزٌ حَكِيۡمٌ

Artinya: “Adapun orang laki-laki maupun perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) balasan atas perbuatan yang mereka lakukan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.”

3. QS. Al-Baqarah Ayat 188:

وَلَا تَاۡكُلُوۡٓا اَمۡوَالَـكُمۡ بَيۡنَكُمۡ بِالۡبَاطِلِ وَتُدۡلُوۡا بِهَآ اِلَى الۡحُـکَّامِ لِتَاۡکُلُوۡا فَرِيۡقًا مِّنۡ اَمۡوَالِ النَّاسِ بِالۡاِثۡمِ وَاَنۡـتُمۡ تَعۡلَمُوۡنَ

Artinya: “Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui.”

4. QS. Al-Anfal Ayat 27:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَخُوۡنُوا اللّٰهَ وَالرَّسُوۡلَ وَتَخُوۡنُوۡۤا اَمٰنٰتِكُمۡ وَاَنۡـتُمۡ تَعۡلَمُوۡنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”

Diketahui, narasumber dalam kegiatan seminar ini, diantaranya Aktivis Anti Korupsi yang juga Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi Djusman AR, Akademisi FH UH Fajlurrahman Jurdi, Akademisi FH UH Romi Librayanto, Konten Kreator Rijal Djamal dan Keynote Speaker atau Narasumber Utama Dekan FH Unhas Prof Dr Farida Patittingi SH MHum.

Seminar Nasional tersebut digelar secara hibrid dengan tema.‘Refleksi 2 Tahun Reformasi di Korupsi: Titik Nadir Pemberantasan Korupsi’.

Kegiatan tersebut dihadiri secara langsung pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) lintas kampus se-Makassar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top