PLUZ.ID, PALOPO – Kapolres Palopo, AKBP Muh Yusuf Usman, melakukan Safari Jumat keliling di wilayah Hukum Polres Palopo dalam program silaturahmi bersama warga Kota Palopo melalui Sapa Kapolres Palopo, Jumat (25/2/2022).
Safari Jumat kali ini dilaksankan di Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Latuppa, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo yang dipimpin langsung Kapolres Palopo, AKBP Muh Yusuf Usman, bersama Pajabat Utama (PJU), para Kabag, Kasat, Perwira, dan Bintara yang beragama Islam.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres Palopo mewaqafkan Al Qur’an kepada Takmir Masjid dan menyempatkan diri duduk bersama warga dalam program Sapa Kapolres untuk melakukan bincang-bincang santai dalam menyelesaikan masalah di wilayah tersebut.
Usai Salat Jumat dilaksanakan, Kapolres Palopo naik ke mimbar untuk memberikan pesan Kamtibmas kepada warga yang melaksanakan Salat Jumat di masjid tersebut.
Kapolres Palopo berpesan kepada warga yang berjemaah di masjid tersebut untuk terus menjaga kerukunan.
“Keharmonisan dan kondusivitas masyarakat yang sudah tercipta dengan baik harus tetap dijaga,” pesannya.
“Mari kepada para ulama, kiai, dan tokoh masyarakat untuk bisa menjaga kondusivitas Kota Palopo. Bersama kita mendorong pelaksanaan vaksinasi di Kota Palopo, sehingga dapat mencapai target serta sebagai upaya kita untuk melawan penyebaran Covid-19” jelasnya.
“Mari kita vaksinasi di tempat yang pemerintah sediakan, telah kita ketahui bahwa warga Palopo yang merupakan warga terpapar Covid-19 mencapai angka 200 orang lebih. Ini sangat mengkhawatirkan kita, maka dari itu saya sampaikan kembali untuk kita vaksin serta terapkan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas di luar rumah” tambahnya.
Selain itu, Kapolres Palopo juga secara tegas mengimbau untuk dapat menyaring informasi yang beredar.
“Jangan mau diadu domba dengan isu-isu yang tak bertanggung jawab. Kalau ada informasi harus disaring,” tuturnya.
Yusuf Usman mengatakan, dalam menjaga kondusivitas Kota Palopo, jangan lupa juga dengan menghindari narkoba dan minuman keras yang sama-sama diketahui merupakan barang yang dilarang dikonsumsi agama.
“Anak-anak kita merupakan investasi jangka panjang, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, mari kita tuntun mereka dengan baik dan benar. Mari jadikan anak-anak kita menjadi generasi yang sehat, cerdas, santun, dan religius. Ajarkan tentang mana yang baik dan buruk untuk dilakukan. Mari bersama-sama kita semangat lawan miras dan narkoba untuk menciptakan keadaan Kota Palopo yang aman dan kondusif,” terangnya. (***)