search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Jemaah Umrah Randa Azzahra Travel Tiba di Makassar

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 08 Maret 2022 23:46
UMRAH. Jemaah umrah perusahaan agen perjalanan wisata halal haji dan umrah (APW) PT Randa Azzahra Alharamain Travel. foto: istimewa
UMRAH. Jemaah umrah perusahaan agen perjalanan wisata halal haji dan umrah (APW) PT Randa Azzahra Alharamain Travel. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Jemaah umrah perusahaan agen perjalanan wisata halal haji dan umrah (APW) PT Randa Azzahra Alharamain Travel tiba di Makassar Selasa (8/3/2022) malam.

Jemaah umrah menggunakan maskapai SV 818 Saudi Airlines bertolak dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, untuk melakukan proses karantina kepulangan.

“Bersyukur atas izin Allah SWT semua hasil PCR negatif. Kemudian melanjutkan penerbangan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, selanjutnya kembali ke daerah asal di Sulsel dan Kalimantan,” ujar Andi Nurmaedah Mustari, CEO Randa Azzahra Alharamain Travel.

Dalam rombongan ini, hadir pula CEO Randa Azzahra Alharamain Travel Andi Nurmaedah Mustari dan Ustaz Syaibani Mujiono sebagai Komisaris Randa Azzahra Alharamain Travel yang juga Sekjen DPP Wahdah Islamiyah Sulsel ikut mendampingi jemaahnya.

Andi Nurmaedah mengatakan, pemberangkatan umrah kali ini, merupakan paket 12 hari (23 Februari-6 Maret 2022), dengan akomodasi hotel di Concorde Hotel Dar Al Khair Madinah dan Safwah Royale Orchid ahotel Mekah.

Selanjutnya, Randa Azzahra Alharamain Travel menjadwalkan pemberangkatan umrah awal Ramadan hingga akhir Ramadan mendatang.

Apalagi, saat ini kabar menggembirakan bagi calon jemaah umrah dan haji, kini Kerajaan Arab Saudi (KAS) telah menghapus aturan pembatasan Covid-19 mulai Sabtu (5/3/2022) lalu.

Arab Saudi tidak lagi mewajibkan para jemaah untuk menjalani karantina atau menunjukkan hasil tes PCR saat kedatangan dan jarak sosial di dua masjid suci, yakni Masjid Nabawi Madinah dan Masjidil Haram Mekah. Namun, jemaah masih harus tetap mengenakan masker.

“Ini berarti kebijakan bebas karantina dan PCR sangat mungkin diterapkan di Indonesia. Dengan rencana ini akan diawali dengan evaluasi dari uji coba Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) tanpa karantina di Bali.

“Selain untuk menghilangkan rasa waswas, juga agar para jemaah merasa ringan dan tidak terbebani lagi dalam melakukan ibadah umrah, yang biayanya cukup meningkat,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top