search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Bersama Menko Perekonomian Rakor Bahas Perkembangan Covid-19

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 13 Maret 2022 20:00
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyebut kasus suspek Covid-19 di Kota Makassar mengalami penurunan yang signifikan.

Pernyataan ini disampaikan Danny Pomanto dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Covid-19 dan Evaluasi PPKM secara daring bersama Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Minggu (13/3/2022).

“Izin melaporkan total suspek hingga hari ini, terhitung 12 Maret pukul 23.59 WITA keseluruhannya 99.603. Kasus harian ada 77, biasanya 1.000-an. Ini menunjukkan terjadi penurunan yang signifikan,” ungkap Danny.

Keberadaan Satgas Raika, Detektor Covid, Covid Center di 153 kelurahan, serta 998 Covid Center tingkat RW dan RT turut ambil bagian dalam menekan angka penularan.

Selain itu, progres vaksinasi di Kota Makassar juga dipaparkan Danny, termasuk tantangan yang dihadapi. Salah satunya, warga Lanjut Usia (Lansia) yang layak divaksin.

“Warga kami yang lansia banyak, hanya saja sulit mendapatkan yang layak vaksin. Bukan hanya pemkot (pemerintah kota), kegiatan vaksinasi TNI dan Polri juga menghadapi persoalan yang sama. Misalnya, dari delapan lansia, syukur kalau ada satu orang yang layak vaksin. Bahkan, banyak yang tekanannya sampai 180,” ujar Danny.

Untuk memaksimalkan upaya menuju 100 persen vaksinasi, Danny mengatakan, akan mengerahkan penjabat Ketua RT/RW yang baru saja ditunjuk dan tenaga Laskar Pelangi.

“Vaksinasi Makassar 93,38 persen. Minggu ini kita mengganti RT/RW, sebelum SK (Surat Keputusan) keluar kita wajibkan masing-masing bawa warga belum pernah vaksin lima orang, lima orang untuk vaksin 2 dan lima lansia. Begitu juga dengan outsourcing Laskar Pelangi yang jumlahnya 12.000 kita wajibkan. Jadi memperbanyak orang yang mencari,” tutup Danny. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top