search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Gubernur Sulsel Lantik 6 Pejabat Hasil Lelang Jabatan

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 16 Maret 2022 22:00
PELANTIKAN. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama/Eselon II dan Pejabat Fungsional Ahli Utama Lingkup Pemprov Sulsel di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (16/3/2022). foto: istimewa
PELANTIKAN. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama/Eselon II dan Pejabat Fungsional Ahli Utama Lingkup Pemprov Sulsel di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (16/3/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama/Eselon II dan Pejabat Fungsional Ahli Utama Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (16/3/2022).

Enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) ini, merupakan pejabat yang terpilih berdasarkan hasil lelang jabatan, beberapa waktu lalu.

“Hari ini melantik ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk jabatan fungsional dan hasil lelang untuk struktural, tentu kita ucapkan selamat bekerja,” kata Andi Sudirman.

Adapun enam pejabat eselon II yang dilantik, yakni Astina Abbas menjabat Kepala Dinas PUTR Sulsel, Setiawan Aswad Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Marwan Masyur Kepala Biro Hukum Setda Sulsel, Eka Prasetya Kepala Biro Umum Setda Sulsel, Winarno Eka Putra Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sulsel, dan Iqbal Najamuddin sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel.

Diketahui, 14 posisi yang dibuka untuk lelang jabatan. Namun, baru enam pejabat yang diambil sumpahnya. Sementara, delapan jabatan lainnya masih menunggu jadwal pelantikan.

Gubernur Sulsel menyebutkan, pelantikan hasil lelang jabatan akan dilaksanakan secara bertahap.

Delapan jabatan tersebut adalah Inspektur Daerah, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa serta jabatan Direktur RS Umum Haji.

Sulsel sendiri telah dapat menerapkan sistem meritokrasi. Terutama pada jabatan yang lowong. Ini untuk memanfaatkan penghargaan sebagai Provinsi Terbaik Pertama Anugerah Meritokrasi tahun lalu. Sehingga, pengembangan dan penerapan meritokrasi atau sistem merit dalam proses promosi dan mutasi pejabat lingkup Pemprov Sulsel bisa dilakukan.

“Ke depan kita rencana meritokrasi. Kita memanfaatkan sertifikat yang dikasi KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara),” sebutnya.

Adapun jabatan yang kemudian lowong atau kosong, yakni Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

Kepala Badan Kepegawaian Sulsel, Imran Jausi, menjelaskan, pelantikan secara bertahap bisa dilakukan kapan saja oleh gubernur. Delapan jabatan yang belum dilantik sudah memiliki tiga besar nama dari hasil seleksi lelang jabatan.

“Juga termasuk atas pertimbangan, terdapat program prioritas yang masih dikawal Plt (Pelaksana Tugas), sehingga belum dilakukan pelantikan karena belum habis masa tugas sebagai Plt dua kali tiga bulan,” ucapnya.

Pada pelantikan ini juga dirangkaikan dengan launching Core Values ‘BerAKHLAK’ dan Employer Branding ASN ‘Bangga Melayani Bangsa’ oleh Gubernur Sulsel yang juga disaksikan bupati/wali kota dan ASN se-Sulsel secara virtual. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top