PLUZ.ID, MAKASSAR – Penjabat Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar, terus memastikan jaminan kualitas dan pasokan kebutuhan air bersih masyarakat.
Termasuk pelanggan di daerah Kecamatan Manggala, Kota Makassar yang selama ini masih mengeluhkan masih terbatasnya suplai air yang mereka terima secara kontinu.
Oleh karena itu, ditemani beberapa pejabat Beni melakukan kunjungan langsung ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) 3 yang berlokasi di Jl Lasuloro, Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu (19/3/2022).
“Iya, ini hari Sabtu libur kerja, tapi bukan berarti tidak ada kegiatan,” ucap Beni memulai percakapan.
“Saya ini harus tetap mengecek dan memastikan bagaimana kinerja dari instalasi dalam memproduksi dan menyalurkan air ke masyarakat,” sambungnya.
Beni mengatakan, saat ini kondisi IPA Antang ini, sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Produksi air pada Unit Produksi Lapi 1 dan 2 yang dulunya hanya 50-75 liter per detik sekarang sudah bisa mencapai 100-120 liter per detik dan untuk unit Maswandi yang dulunya hanya maksimal 80 liter per detik sekarang sudah mencapai 135-145 liter per detik.
“Ini berarti sudah bisa menjamin dan memenuhi kebutuhan air pelanggan saat ini, bahkan kita akan segera membuka pelayanan untuk pemasangan sambungan baru di beberapa kawasan perumahan, seperti Perumahan Pemda, Nirwana, dan lainnya. Ini saja Perumnas Blok 10 yang dulunya digilir sekarang tidak lagi, ini artinya sudah ada perbaikan suplai ke masyarakat,” katanya.
Beni menjelaskan, ke depan nanti IPA 3 Antang ini, akan diprioritaskan untuk perbaikan dan memaksimalkan produksi dan suplai, karena memang wilayah Antang ini, merupakan kawasan pengembangan yang memang perlu perhatian khusus agar tetap terjaga dan masyarakat bisa merasa tenang, karena suplai air yang terjamin.
Sementara, Kepala Bagian Produksi Perumda Air Minum Kota Makassar, Jamaluddin, saat mendampingi rombongan di lokasi mengatakan, saat ini produksi air di IPA 3 Antang sudah bisa dimaksimalkan, sehingga daerah yang dulunya susah untuk dapat air secara merata sekarang sudah bisa mendapatkan air.
“Jadi memang fokus direksi saat adalah maksimalisasi pelayanan khususnya untuk daerah-daerah yang potensial,” ungkapnya. (***)