search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022, Ini Pesan Danyon Brimob Bone

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 22 April 2022 12:00
APEL. Danyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan (kanan), saat menghadiri apel gelar pasukan pengamanan Operasi Ketupat 2022, Jumat (22/4/2022). foto: istimewa
APEL. Danyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan (kanan), saat menghadiri apel gelar pasukan pengamanan Operasi Ketupat 2022, Jumat (22/4/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, BONE – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1443 H, Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2022 untuk mengamankan perayaan Lebaran termasuk arus mudik dan arus balik.

Dalam rangka persiapan pengamanan tersebut, digelar apel gelar pasukan pengamanan di seluruh daerah untuk pengecekan personel dan sarana pendukungnya, Jumat (22/4/2022).

Untuk di Kabupaten Bone, Polres Bone melaksanakan kegiatan serupa dengan melibatkan personel Brimob Yon C Pelopor, Kodim 1407 Bone, Denpom XIV/1 Hasanuddin, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dengan Pimpinan Apel Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi.

Dalam amanatnya, Bupati Bone menyampaikan beberapa arahan, diantaranya mantapkan sinergitas dan soliditas dengan seluruh pihak yang terlibat pengamanan, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis serta berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan jangan lupa jaga kesehatan dan keselamatan selama pelaksanaan tugas.

Sementara, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, mengatakan, sesuai permintaan Polres Bone, sebanyak 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) personel Brimob Bone terlibat dalam apel gelar pasukan ini.

“Pada dasarnya Batalyon C Pelopor siap membackup Polres Bone maupun Polres lain di wilayah back up Batalyon C Pelopor dalam pelaksanaan pengamanan Idulfitri 1443 H dengan melibatkan personel Brimob dalam Operasi Ketupat 2022 apabila dibutuhkan dan diminta Polres,” ujarnya.

Komandan Brimob Bone ini, juga berpesan kepada masyarakat apabila mudik Lebaran agar senantiasa berhati-hati dalam perjalanan, karena diprediksi arus mudik tahun ini akan padat.

“Pada Lebaran tahun ini kemungkinan akan terjadi lonjakan pemudik yang cukup besar, karena pemerintah sudah mengizinkan dan tidak ada lagi penyekatan di perbatasan seperti tahun sebelumnya akibat Covid-19. Oleh karena itu, saya berpesan kepada masyarakat yang akan mudik, faktor keselamatan agar selalu diperhatikan,” jelasnya.

Mantan Kasubbagrenmin ini, menambahkan, penyebaran Covid-19 memang sudah menurun, namun pandemi ini belum dinyatakan berakhir. Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan, sehingga pascalebaran tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.

“Jaga keselamatan pribadi, keluarga, dan masyarakat lainnya dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas dan protokol kesehatan,” tegas Nur Ichsan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top